Click here to load reader

KEJAHATAN SEKSUAL

  • View
    10

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Forensik

Text of KEJAHATAN SEKSUAL

KEJAHATAN SEKSUAL

KEJAHATAN SEKSUAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM INDONESIAdr. Arfi, Sp.KF, M.Si.MedKRITERIA SENGGAMA YANG LEGAL (PASAL 284-289 KUHP)Ada ijin (consent) dari wanita yang disetubuhiWanita tersebut tidak sedang terikat perkawinan dengan lelaki lainWanita tersebut telah cukup umur secara hukum Wanita tersebut dalam keadaan sehat akalnya, tidak pingsan, dan mampu membuat keputusan

IJIN (CONSENT) YANG SYAH SECARA HUKUMSadar (conscious)Wajar (naturally)Tanpa ragu (unequivocal)Kemauan sendiri (voluntary)Ikatan perkawinanIJIN (CONSENT) YANG TIDAK SYAH SECARA HUKUM Paksaan (force)Tipu daya (fraud)Ketakutan (fear)SELINGKUH/GENDAK KUHP Pasal 284 dihukum dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan : seorang pria/wanita yang telah kawin yang melakukan gendak (overspel), padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginyaKUHP Pasal 285 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun PERKOSAANSENGGAMA DENGAN WANITA YANG TIDAK BERDAYAKUHP Pasal 286Barangsiapa bersetubuh dengan wanita di luar perkawinan, padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya, diancam dengan penjara paling lama sembilan tahunKUHP Pasal 287Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun, atau kalau umurnya tidak jelas,bahwa belum waktunya untuk dikawin, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahunSENGGAMA DENGAN WANITA BELUM CUKUP UMUR DELIK BIASA-Umur korban belum cukup 12 tahun-umur korban belum cukup 15 tahun menderita luka berat atau mati akibat perbuatan itu.-korban yang belum cukup 15 tahun itu adalah anaknya, anak tirinya,muridnya, anak yang berada dibawah pengawasannya,bujangnya,atau bawahannyaDELIK ADUAN-umur korban 12 tahun keatasKUHP Pasal 294Barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya, anak tirinya, atau anak piaraannya, anak yang dibawah pengawasannya, orang dibawah umur yang diserahkan kepadanya .....

Dengan itu dihukum jugaPegawai negeri yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dibawahnya..... pengurus, dokter, guru, pejabat, pengurus atau bujang dipenjara.....melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan kesituPERAN DOKTER DALAM MEMBANTU PENEGAK HUKUM MENGUNGKAP KEJAHATAN SEKSUALDOKTER MEMERIKSA KORBAN KEJAHATAN SEKSUALDOKTER MEMERIKSA TERSANGKA PELAKU KEJAHATAN SEKSUALDOKTER MEMERIKSA BARANG BUKTI (TRACE EVIDENCE) YANG DIAJUKAN PENEGAK HUKUMPROSEDUR HUKUM PERMINTAAN KETERANGAN DOKTERPenyidik polisi mengajukan surat resmi permintaan pembuatan keterangan dokter (pasal 133 ayat 1 KUHAP)Jika dokter belum menerima surat dimaksud maka fakta yang ditemukan dalam pemeriksaan korban adalah RAHASIA MEDISSurat permintaan tersebut di ajukan ke dokter yang bersangkutan atau instansi tempat dokter bekerja

PROSEDUR HUKUM PEMBERIAN KETERANGAN MEDIS OLEH DOKTER Keterangan lisan Di ruang penyidik Di ruang persidangan Keterangan tertulis (visum et repertum)PERBEDAAN KETERANGAN DOKTER SEBAGAI SAKSI MATA DAN DOKTER SEBAGAI AHLI KEDOKTERAN SaksiBoleh menceritakan fakta yang dilihat, didengar, dialamiHarus menghormati rahasia medis Wajib bersumpah sebagai saksiSaksi tidak boleh memberikan keterangan tertulisAhli Boleh memberikan kesimpulan atas fakta yang dilihat, didengar, dialamiRahasia medis boleh dibuka untuk kepentingan peradilanWajib bersumpah sebagai ahliBoleh memberikan keterangan tertulis

DOKTER MEMERIKSA KORBAN KEJAHATAN SEKSUAL (1)ANAMNESAInform consentUmur,status perkawinan, siklus haid, penyakit epilepsi, riwayat sinkop, penyakit kelaminRiwayat senggama : pernah atau tidak bersenggama, kapan bersenggama terakhir, apakah memakai kondomWaktu kejadian kejahatan seksualTempat terjadinya kejahatan seksualKorban melawan pelaku atau tidakSudah mandi atau belum setelah kejadian Pakaian robek, kotor, dll

DOKTER MEMERIKSA KORBAN KEJAHATAN SEKSUAL (2)PEMERIKSAAN FISIK TUBUH KORBANTANDA-TANDA KEKERASANBahan kimia yang membuat korban tidak sadarLuka-luka : jenis luka, jenis benda penyebab luka, derajat luka, waktu terjadinya luka, penyebab kematianTANDA-TANDA PERSETUBUHANTanda langsung : robek selaput dara, lecet dan memar di alat genitalia eksterna, adanya sperma di alat genitaliaTanda tidak langsung : hamil, penyakit kelaminDOKTER MEMERIKSA TERSANGKA KEJAHATAN SEKSUALLAKI-LAKI ATAU BUKANMAMPU MELAKUKAN PERSETUBUHAN : pemeriksaan kadar gula darah, hernia scrotalis, hidrocelePEMERIKSAAN SEL EPITEL VAGINA YANG KEMUNGKINAN MENEMPEL DI PENISTES DNAIMPOTENSI PSIKOLOGIK SULIT DIBUKTIKANDOKTER MEMERIKSA BARANG BUKTI MEDIK YANG DIAJUKAN PENYIDIKCAIRAN SEMENRAMBUTDARAHGIGI DAN JEJAS GIGI

ABORSI (PENGGUGURAN KANDUNGAN) DEFINISI ABORSI SECARA HUKUMSemua upaya penghentian kehamilan secara dini (premature termination of pregnancy) TANPA melihat usia kandungannya, dan TANPA melihat bayi lahir hidup atau lahir mati (Yurisprudensi HR 12 April 1898)FAKTA yang dilihat adalah janin masih hidup sesaat sebelum dilakukan aborsi (Yurisprudensi HR 1 Novemver 1897)ISTILAH ABORSI SECARA MEDISABORTUS SPONTANABORTUS PROVOKATUSTERAPEUTIKUSKRIMINALIS ABORTUS PROVOKATUS MEDISINALIS MENURUT UU KESEHATANADA INDIKASI MEDIS UNTUK MENYELAMATKAN NYAWA IBU IJIN WANITA TERSEBUTDILAKUKAN OLEH AHLI KEDOKTERAN YANG BERKOMPETENDILAKUKAN DI SARANA KESEHATAN YANG MEMENUHI SARATABORTUS PROVOKATUS KRIMINALISKUHPWanita yang sengaja menggugurkan kandungan atau menyuruh orang lain melakukannya (pasal 346)Seseorang yang menggugurkan kandungan wanita tanpa seijin wanita tersebut (pasal 347)Seseorang yang menggugurkan kandungan wanita dengan seijin wanita tersebut (pasal 348)Dokter, bidan, juru rawat yang melakukan aborsi kepada orang lain (pasal 349)Menganjurkan/merawat/memberi obat kepada seorang wanita agar kandungannya gugur (pasal 299)Mempertunjukkan secara terbuka alat/cara menggugurkan kandungan (pasal 535)

PERAN DOKTER MENGUNGKAP KEJAHATAN ABORSIMEMERIKSA TERSANGKA IBU YANG MEMILIKI JANINMEMERIKSA KETERKAITAN IBU DAN JANINDOKTER MEMERIKSA TERSANGKA IBUTANDA-TANDA KEHAMILANPayudaraUterusovariumTANDA-TANDA UPAYA ABORSILuka lecet dan memarBahan kimiaSEBAB KEMATIANEmboli udara atau cairan yang digunakan aborsiPerdarahanSepsisGagal ginjal akut

KETERKAITAN IBU-JANINTES DNAPENGAMBILAN SAMPELPENYIMPANAN DAN PENGIRIMAN SAMPEL

KESIMPULAN KEJAHATAN SEKSUAL PERKOSAANSENGGAMA DENGAN WANITA YANG TIDAK BERDAYASENGGAMA DENGAN WANITA BELUM CUKUPUMURPERBUATAN CABULSELINGKUHKEJAHATAN ABORSIABORSI TANPA INDIKASI MENURUT UU KESEHATAN-

TRIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT!

Search related