of 35 /35
LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Program Pengabdian Kepada Masyarakat PROGRAM PENDAMPINGAN MASYARAKAT MELALUI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DALAM BIDANG EKONOMI SYARIAH, PENDIDIKAN, AGROTEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH SYARIAH DAN PEMANFAATAN SISTEM BIOPORI MENJADI PUPUK KOMPOS DI WILAYAH KAMPUNG BEDAHAN RW 02, PABUARAN MEKAR CIBINONG, KABUPATEN BOGOR Oleh: Ketua : Stevani Adinda Nurul Huda, SEI, M.IBF 0326118802 Anggota : Dr. Ir. Riskayanto, MM 0304086701 Dr. Ir. Budiman, M.S 0308066402 Nur Azifah, SE, M.Si 0306069101 Mufid Suryani, SE, MMSI 0314019101 UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA 2021

LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Program …bagus.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/86465/...laporan pengabdian kepada masyarakat program pengabdian kepada masyarakat program

  • Author
    others

  • View
    11

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Program...

  • LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

    Program Pengabdian Kepada Masyarakat

    PROGRAM PENDAMPINGAN MASYARAKAT MELALUI

    PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DALAM BIDANG

    EKONOMI SYARIAH, PENDIDIKAN, AGROTEKNOLOGI DAN

    LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH

    SYARIAH DAN PEMANFAATAN SISTEM BIOPORI MENJADI

    PUPUK KOMPOS DI WILAYAH KAMPUNG BEDAHAN RW 02,

    PABUARAN MEKAR – CIBINONG, KABUPATEN BOGOR

    Oleh:

    Ketua : Stevani Adinda Nurul Huda, SEI, M.IBF 0326118802

    Anggota :

    Dr. Ir. Riskayanto, MM 0304086701

    Dr. Ir. Budiman, M.S 0308066402

    Nur Azifah, SE, M.Si 0306069101

    Mufid Suryani, SE, MMSI 0314019101

    UNIVERSITAS GUNADARMA

    JAKARTA

    2021

  • 2

    HALAMAN PENGESAHAN

    PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

    1. Judul : Program Pendampingan Masyarakat Melalui Pengetahuan

    Dan Keterampilan Dalam Bidang Ekonomi Syariah,

    Pendidikan, Agroteknologi Dan Lingkungan Dalam

    Pengelolaan Bank Sampah Syariah Dan Pemanfaatan

    Sistem Biopori Menjadi Pupuk Kompos Di Wilayah

    Kampung Bedahan Rw 02, Pabuaran Mekar – Cibinong,

    Kabupaten Bogor

    2. Nama Mitra Program : Lingkungan RW 02 Kampung Bedahan, Pabuaran

    Mekar – Cibinong, Kab. Bogor

    3. Ketua Tim Pengusul

    a. Nama Lengkap

    b. NIDN

    c. Program Studi

    d. Perguruan Tinggi

    e. Bidang Keahlian

    :

    :

    :

    :

    :

    Stevani Adinda Nurul Huda, SEI, M.IBF

    0326118802 Ekonomi Syariah

    Universitas Gunadarma

    Ekonomi Syariah

    4. Anggota Tim Pengusul

    a. Jumlah Anggota

    b. Nama Anggota 1/ Bidang Keahlian

    c. Nama Anggota 2/ Bidang Keahlian

    d. Nama Anggota 3/ Bidang Keahlian

    e. Nama Anggota 4/ Bidang Keahlian

    f. Nama Anggota 5/ Bidang Keahlian

    g. Nama Anggota 6/ Bidang Keahlian

    h. Nama Anggota 7/ Bidang Keahlian

    i. Nama Anggota 8/ Bidang Keahlian

    j. Nama Anggota 9/ Bidang Keahlian

    k. Nama Anggota 10/ Bidang Keahlian

    l. Nama Anggota 11/ Bidang Keahlian

    m. Nama Anggota 12/ Bidang Keahlian

    n. Nama Anggota 13/ Bidang Keahlian

    o. Nama Anggota 14/ Bidang Keahlian

    p. Nama Anggota 15/ Bidang Keahlian

    q. Nama Anggota 16/ Bidang Keahlian

    r. Nama Anggota 17/ Bidang Keahlian

    : Dosen 31 Orang

    : Dr. Ir. Riskayanto, MM/ Ekonomi Syariah

    : Dr. Bagus Nurcahyo, SE, MM/ Manajemen

    : Dr. Ir. Budiman, MM/ Agroteknologi

    : Aidil Wicaksono J, SE, MM/ Manajemen

    : Angga Putri E., SE, MM/ Sistem Informasi

    : Ayu Andrianie, SE, MMSI/ Psikologi

    : Bakti P., ST, MT/ Teknologi Informasi

    : Cicilia Erly Istia, SE, MMSI/ Akuntansi

    : Dandy Kurnia, SE, MM/ Manajemen

    : Erna Kustyarini, SE, MMSI/ Psikologi

    : Indah Jauhari, SE, MM/ Sistem Informasi

    : Inti Mulyo Arti, STP, M.Sc/ Ilmu Pangan

    : Irmawati Wijaya, SE, MMSI/ Teknik Industri

    : Moh. Ega Elman Miska, SP, M.Si/ Teknologi

    Agroindustri

    : Mufid Suryani, SE, MMSI/ Akuntansi

    : M. R. Rizaldy, SE, M.Sc/ Ekonomi Syariah

    : Muhammad Ridha Alfarabi, SP, M.Si/ Pemuliaan dan

    Bioteknologi Tanaman

  • 3

    s. Nama Anggota 18/ Bidang Keahlian

    t. Nama Anggota 19/ Bidang Keahlian

    u. Nama Anggota 20/ Bidang Keahlian

    v. Nama Anggota 21/ Bidang Keahlian

    w. Nama Anggota 22/ Bidang Keahlian

    x. Nama Anggota 23/ Bidang Keahlian

    y. Nama Anggota 24/ Bidang Keahlian

    z. Nama Anggota 25/ Bidang Keahlian

    aa. Nama Anggota 26/ Bidang Keahlian

    bb. Nama Anggota 27/ Bidang Keahlian

    cc. Nama Anggota 28/ Bidang Keahlian

    dd. Nama Anggota 29/ Bidang Keahlian

    ee. Nama Anggota 30/ Bidang Keahlian

    ff. Nama Anggota 31/ Bidang Keahlian

    gg. Mahasiswa yang Terlibat

    : Nicky Handayani, SE, MM/ Akuntansi

    : Nida Nusaibatul A., SE, MMSI/ Akuntansi

    : Nur Azifah, SE, M.Si/ Ekonomi Syariah

    : Nurul Hidayah, SE, MM/ Manajemen

    : Qomariyah, S.Kom/ Ilmu Komputer

    : Rakhma D. B., SEI, MM/ Ekonomi Syariah

    : Ratih Kurniasih, SP, M.Sc/ Ilmu Tanah

    : Risa Septiani, SE, MM/ Teknik Industri

    : Rizki Muti Agustiani, SE, MM/ Psikologi

    : Siti Aisyah, SEI, M.Ec/ Manajemen

    : Siti Rahayu, SE, MM/ Manajemen

    : Sri Margiatin, SE, MM/ Teknik Industri

    : Tri Damayanti, SE, MM/ Teknik Industri

    : T. Kiki Kawakibi, SP, M.Si/ Pemuliaan dan

    Bioteknologi Tanaman

    : 4 orang

    ::

    5. Lokasi Kegiatan/Mitra

    a. Wilayah Mitra (Desa/Kecamatan)

    b. Kabupaten/Kota

    c. Provinsi

    d. Jarak PT ke Lokasi Mitra

    :

    :

    :

    :

    Wilayah RW 02 Kampung Bedahan, Pabuaran Mekar –

    Cibinong

    Kabupaten Bogor

    Jawa Barat

    16,4 Km

    6. Luaran yang Dihasilkan : Publikasi Ilmiah pada Jurnal ber ISSN/ Prosiding,

    Tahun ke-1 Target: Tidak ada

    Publikasi pada Media Masa Cetak/Online/ Repocitory

    PT, Tahun ke-1 Target: Ada

    Peningkatan Daya Saing (Peningkatan Kualitas,

    Kuantitas, serta Nilai Tambah Barang, Jasa,

    Diversifikasi Produk, atau Sumber Daya Lainnya),

    Tahun ke-1 Target: Tidak Ada

    Peningkatan Penerapan Iptek di Masyarakat

    (Mekanisasi, IT, dan Manajemen), Tahun ke-1

    Target: Ada

    Perbaikan Tata Nilai Masyarakat (Seni, Budaya,

    Sosial, Politik, Keamanan, Ketenteraman,

    Pendidikan, Kesehatan), Tahun ke-1 Target: Ada

    Jasa, Rekayasa Sosial, Metode atau System,

    Produk/Barang, Tahun ke-1 Target: Ada

  • 4

    Hak Kekayaan Intelektual (Paten, Paten Sederhana,

    Hak Cipta, Merek Dagang, Rahasia Dagang, Desain

    Produk Industri, Perlindungan Varietas Tanaman,

    Perlindungan Desain Topografi Sirkuit Terpadu),

    Tahun ke-1 Target: Tidak Ada

    Buku ber ISBN, Tahun ke-1 Target: Tidak Ada

    Publikasi di Jurnal Internasioanal, Tahun ke-1 Target:

    Tidak Ada

    Inovasi Baru di TTG, Tahun ke-1 Target: Tidak Ada

    7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 6 Bulan (September 2020 – Februari 2021)

    8. Biaya Total

    a. DRPM

    b. Sumber Lain

    :

    :

    :

    Rp847.500

    0

    Rp847.500

    Mengetahui,

    Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat

    ( Dr. Aris Budi Setyawan, SE, MM )

    Ketua Pengusul

    ( Stevani Adinda Nurul H, SEI, M.IBF )

    NIP. 930391/ NIDN. 0326057004 NIP. 160805/ NIDN. 0326118802

  • 5

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL ........................................................................................... 1

    HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. 2

    DAFTAR ISI ....................................................................................................... 6

    RINGKASAN ..................................................................................................... 7

    BAB.1 PENDAHULUAN ................................................................................. 8

    1.1 Latar Belakang ............................................................................................. 8

    1.2 Analisis Situasi ............................................................................................. 9

    1.3 Permasalahan Prioritas Mitra ....................................................................... 10

    BAB 2 SOLUSI DAN TARGET LUARAN .................................................... 11

    2.1. Solusi ............................................................................................................ 11

    2.2. Target Luaran ............................................................................................... 11

    BAB 3 METODE PELAKSANAAN ............................................................... 13

    3.1. Metode Pelaksanaan ..................................................................................... 13

    3.2. Rencana Kegiatan ........................................................................................ 13

    BAB 4 KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI ............................................ 15

    4.1. Profil Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) .......................... 15

    4.2. Kepakaran Tim ............................................................................................. 16

    BAB 5 HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI ......................................... 19

    5.1. Hasil ............................................................................................................. 19

    5.2. Luaran yang Dicapai .................................................................................... 19

    BAB 6 RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA ............................................ 20

    BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................. 21

    7.1. Kesimpulan .................................................................................................. 21

    7.2. Saran ............................................................................................................ 21

    DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 22

    Lampiran 1. Peta Lokasi ..................................................................................... 24

    Lampiran 2. Surat Permintaan Mitra ................................................................... 25

    Lampiran 3. Surat Keterangan Mitra (dengan materai Rp.6.000)....................... 26

    Lampiran 4. Jadwal Kegiatan .............................................................................. 29

    Lampiran 5. Anggaran Biaya .............................................................................. 30

    Lampiran 6. Tim Mahasiswa Pelaksana.............................................................. 31

    Lampiran 7. Foto Dokumentasi Kegiatan ........................................................... 32

  • 6

    RINGKASAN

    Pengolahan sampah yang tidak terkendali dalam suatu lingkungan, akan menyebabkan

    terjadinya bencana yang disebabkan oleh alam seperti banjir, kekeringan air tanah, dan

    lainnya. Hal tersebut juga dirasakan oleh warga Kampung Bedahan RW 02 Pabuaran

    Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor yang kesulitan untuk membuang sampah karena

    beberapa tempat pembuangan sampah sudah penuh dan masih minimnya pengetahuan

    terkait pengelolaan sampah untuk dibudidayakan menjadi suatu yang bermanfaat untuk

    lingkungan. Untuk itulah, tim Abdimas Universitas Gunadarma bekerjasama dengan tim

    RW 02 dan warga di tingkat RT menyelenggarakan Program Pendampingan Masyarakat

    Melalui Pengetahuan Dan Keterampilan Dalam Bidang Ekonomi Syariah, Pendidikan,

    Agroteknologi Dan Lingkungan Dalam Pengelolaan Bank Sampah Syariah Dan

    Pemanfaatan Sistem Biopori Menjadi Pupuk Kompos Di Wilayah Kampung Bedahan Rw

    02, Pabuaran Mekar – Cibinong, Kabupaten Bogor. Sehingga penumpukan sampah di

    lingkungan Kampung Bedahan RW 02 dapat teratasi dengan baik dengan sistem biopori

    dan mendapatkan penambahan penghasilan dengan adanya bank sampah syariah.

    Tujuan pelaksanaan pendampingan ini agar masyarakat dapat membuat lubang-lubang

    resapan biopori secara mandiri untuk mengatasi timbunan sampah organik, meningkatkan

    infiltrasi air hujan, mencegah terjadinya kekeringan air tanah ataupun banjir akibat air

    limpasan. Sistem biopori ini tidak hanya solusi untuk penumpukan sampah organik

    melainkan juga merupakan salah satu metode konservasi air tanah, yaitu upaya untuk

    mengurangi air hujan yang hilang menjadi limpasan air permukaan dan menyimpan ke

    dalam bumi. Sehingga kelestarian, ketersediaan dan daya dukung air tanah tetap dapat

    dipertahankan untuk digunakan. Sementara untuk sampah yang digunakan dalam sistem

    biopori dapat dijadikan pupuk kompos untuk membantu kesuburan tanaman ataupun

    perkebunan di sekitar lingkungan masyarakat. Timbunan sampah plastik, kardus, botol dan

    kertas bisa dijadikan nilai tambah ekonomi dengan menyetorkannya di bank sampah

    syariah. Perlu adanya bank sampah syariah agar masyarakat memiliki motivasi untuk

    selalu memilah-milah sampah sehingga tempat pembuangan sampah tidak semakin

    menumpuk.

    Selanjutnya target luaran pengabdian masyarakat ini difokuskan pada publikasi di media

    masa, peningkatan penerapan IPTEK di masyarakat serta perbaikan tata nilai masyarakat di

    bidang sosial, lingkungan dan pendidikan khususnya agar menciptakan keamanan dan

    ketentraman pada warga di wilayah Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar –

    Cibinong, Kabupaten Bogor

    Kata Kunci : Sistem Biopori, Konservasi Air Tanah, Pupuk Kompos

  • 7

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan

    Tinggi yang menjadi tanggung jawab utama oleh semua Dosen Perguruan Tinggi baik

    negeri maupun swasta. Setiap civitas akademika diharapkan dapat memanfaatkan ilmu

    pengetahuan, teknologi dan seni budaya yang langsung diberikan kepada masyarakat

    melalui metodologi ilmiah serta tanggungjawab dalam mengembangkan kemampuan

    masyarakat, sehingga dapat membantu percepatan laju pertumbuhan dan tercapainya

    tujuan pembangunan nasional.

    Saat ini seluruh dunia sedang mengalami pandemi COVID-19. Pandemic Disesase

    COVID-19 ini pada awalnya ditemukan di Wuhan – China yang kemudian menyebar ke

    seluruh dunia secara masif dalam waktu yang cukup singkat. Penularan virus COVID-19

    menyebar melalui droplet penderita sehingga tingkat penularan dari manusia ke manusia

    cukup tinggi dan memaksa masyarakat untuk mengurangi seluruh kegiatan serta interaksi

    sosial yang melibatkan berkumpulnya banyak orang. Sehingga WHO akhirnya menyatakan

    darurat global terkait virus COVID-19 ini (Buana, 2020). Untuk memutus mata rantai

    penyebaran virus COVID-19, pemerintah memberlakukan sistem social distancing

    (menjaga jarak aman), mewajibkan penggunaan masker hingga menerapkan PSBB

    (Pembatasan Sosial Berskala Besar (Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19, 2020).

    Dampak terbesar dari Pandemic Disease COVID-19 di Indonesia dirasakan saat

    pemberlakuan PSBB oleh pemerintah, dimana pergerakan Masyarakat menjadi terbatas

    dan seluruh kegiatan dilakukan secara daring (online) baik pekerjaan, kuliah, sekolah

    bahkan beribadah hanya boleh di rumah saja. Akibatnya volume penumpukan sampah

    rumah tangga meningkat hingga mencapai 2.900 ton per hari dan hanya sekitar 538,22 ton

    yang mampu diangkut oleh 230 armada truk sampah per hari dan sisanya sekitar 2.400 ton

    tidak terangkut. Oleh karena itulah, pemerintah mengharapkan adanya pengelolaan limbah

    sampah baik di tingkat kelurahan maupun lingkungan RW agar volume sampah tidak

    semakin bertambah, karena keterbatasan penampungan di Tempat Pembuangan Sampah

    (TPS) juga terlalu kecil lahannya untuk menampung timbunan sampah yang cukup besar.

    Untuk itulah, tindakan nyata dari program pengabdian kepada masyarakat tim Abdimas

    Universitas Gunadarma kepada masyarakat di sekitar lingkungan RW 02 Kampung

    Bedahan Pabuaran Mekar, Cibinong – Kota Bogor dilaksanakan secara terstruktur institusi

    agar kebermanfaatannya dapat langsung dirasakan secara signifikan. Salah satunya dari

    hasil survei lapangan, pendampingan pelatihan warga terhadap pengolahan limbah sampah

    organik rumah tangga untuk dijadikan pupuk kompos dengan sistem biopori serta

    pembuatan bank sampah yang sesuai dengan prinsip syariah dalam mengelola sampah

    untuk didaur ulang menjadi keputusan yang tepat untuk dilaksanakan oleh tim Abdimas

    Universitas Gunadarma.

    Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan salah satu upaya pokok dalam mengatur

    keseimbangan pada lingkungan yang kurang daerah peresapan. Biopori secara umum dapat

  • 8

    mengurangi risiko bahaya banjir di daerah yang kurang lahan peresapan air. Tidak hanya

    sebagai pencegah banjir, penerapan biopori secara rutin akan menghasilkan pupuk kompos

    yang sangat bermanfaat bagi kesuburan tanaman ataupun perkebunan. Tim Biopori IPB

    menguraikan bahwa biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat

    berbagai aktifitas organisme di dalamnya seperti cacing, perakaran, tanaman, rayap dan

    fauna tanah lainnya. Lubang-lubang yang terbentuk akan terisi udara, dan akan menjadi

    tempat berlalunya air di dalam tanah. Lubang biopori adalah lubang dengan diameter 10

    sampai 30 cm dengan panjang 30 sampai 100 cm yang ditutupi sampah organik yang

    berfungsi untuk menjebak air yang mengalir di sekitarnya sehinggga sumber cadangan air

    bagi air bawah tanah, tumbuhan di sekitarnya serta dapat juga membantu pelapukan

    sampah organik menjadi kompos yang bisa dipakai untuk pupuk tumbuh-tumbuhan.

    Gambar 1. Sistem Biopori

    Metode resapan biopori pertama kali diprakarsai oleh salah seorang peneliti dari

    Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian Institut Pertanian

    Bogor, Dr. Kamir Raziudin Brata. Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang

    dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk

    mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah Peningkatan

    daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya

    dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan

    pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu

    menciptakan pori-pori di dalam tanah. Teknologi sederhana ini kemudian disebut dengan

    nama biopori.

    Selama ini pemahaman mengenai resapan biopori di masyarakat adalah membuat lubang

    silindris yang dibuat secara vertikal kedalam tanah, lalu diletakkan peralon yang diberi

    https://id.wikipedia.org/wiki/Departemen_Ilmu_Tanah_dan_Sumberdaya_Lahan_Institut_Pertanian_Bogorhttps://id.wikipedia.org/wiki/Institut_Pertanian_Bogorhttps://id.wikipedia.org/wiki/Institut_Pertanian_Bogorhttps://id.wikipedia.org/wiki/Institut_Pertanian_Bogorhttps://id.wikipedia.org/wiki/Sampah_organikhttps://id.wikipedia.org/wiki/Fauna

  • 9

    lubang (berpori) agar ada aliran air ketanah. Namun, jika dilakukan demikian, penyerapan

    sampah dan penguraiannya kurang efektif. Penerapan yang efektif justru yang tidak diberi

    peralon. Sehingga, pergerakan cacing-cacing dan penyerapan air menjadi sangat efektif

    dan dapat menghasilkan kompos dengan optimal. Sampah-sampah rumah tangga yang

    dihasilkan sehari-hari, misalnya kulit buah, sayuran yang tidak layak konsumsi, kulit telur

    dan lain sebagainya diletakkan di dalam lubang sampai penuh. Penuhnya sampah

    rumahtangga dilubang biopori biasanya sekitar 1 bulan tergantung banyaknya sampah

    rumahtangga. Setelah penuh, di tutup dan biarkan sampai kira-kira 3-4 minggu. Setelah itu,

    kompos sudah dapat di panen. Kompos ini di ambil dengan alat khusus, dan dapat

    dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.

    Sebagian besar masyarakat sekitar RW 02 masih banyak yang belum terlalu peduli

    terhadap pengelolaan sampah dan masih bersifat individual serta belum terorganisir secara

    terpadu, sehingga intensitas kebersamaan dalam wilayah lingkungan masih sangat rendah.

    Kemudian dari sisi ekonomi, pengelolaan sampah dipahami masyarakat belum memiliki

    nilai ekonomis sehingga kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah masih rendah

    karena anggapan bahwa sampah merupakan sisa dari proses yang tidak diinginkan

    sehingga tidak memiliki nilai ekonomis untuk digunakan kembali. Hal itu menyebabkan

    timbunan sampah rumah tangga yang tidak dapat diangkut oleh truk pengangkut sampah

    akhirnya dibuang di sungai, pingiran jalan raya dan selokan sehingga suatu waktu sampah

    ini tidak bisa teratasi akan menyebabkan banyak bencana yang terjadi di lingkungan sekitar

    warga seperti lingkungan yang kotor dan tidak higienis, berbagai penyakit mulai timbul,

    banjir, pencemaran lingkungan hingga kerusakan ekosistem.

    Gambar 2. Jenis Sampah yang dikirimkan ke Bank Sampah Syariah

    Salah satu solusi selain penggunaan sistem biopori untuk sampah organik, sampah rumah

    tangga dapat dipilah sesuai jenis daur ulangnya dan dapat diatasi dengan pembentukan

    bank sampah yang sesuai dengan prinsip syariah dengan metode 4R (reduce, reuse, recycle

    dan replant). Sampah rumah tangga yang dapat di daur ulang seperti kardus, kertas, botol,

    dan plastik kemudian dibersihkan dan dipilah oleh warga sebelum disetorkan ke bank

    sampah syariah. Sampah tersebut kemudian ditimbang dan berat timbangan menjadi tolak

    ukur nominal sampah dalam Rupiah.

    Pembentukan bank sampah yang diintegrasikan dengan edukasi mengenai prinsip 4R

    kepada warga menjadi pengetahuan untuk pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, yaitu

  • 10

    sampah rumah tangga. Penghasilan yang didapat dari bank sampah dapt digunakan oleh

    para warga sebagai bentuk kemandirian ekonomi seperti simpan pinjam koperasi syariah

    sekaligus menggerakan komunitas warga perempuan di sekitar untuk menjaga lingkungan.

    Selain permasalahan timbunan sampah, berbagai permasalahan yang kini dihadapi oleh

    masyarakat juga menjadi fokus perhatian oleh tim Abdimas Universitas Gunadarma.

    Karena itu tim abdimas juga mengumpulkan data-data permasalahan yang ada di

    lingkungan RW baik itu berkaitan dengan UMKM hingga edukasi bisnis yang sesuai

    dengan prinsip syariah, sehingga diharapkan tim abdimas Universitas Gunadarma dapat

    membantu memecahkan berbagai permasalahan bangsa pada umumnya dan warga

    Kampung Bedahan RW 02 Pabuaran Mekar Cibinong pada khususnya.

    1.2 Analisis Situasi Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Bedahan RW 02 Pabuaran

    Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat yang nantinya diharapkan dapat

    membantu para masyarakat di sekitar lingkungan RW 02 Kampung Bedahan terutama

    dalam hal penumpukan limbah sampah organik dan sampah rumah tangga yang meningkat

    secara signifikan saat pandemi COVID-19 ini.

    Permasalahan dalam mitra ini adalah banyaknya volume timbunan sampah organik rumah

    tangga yang disebabkan karena pemberlakuan PSBB sehingga banyak warga yang berdiam

    diri di rumah. Volume timbunan sampah yang meningkat tidak dapat diangkut seluruhnya

    oleh Dinas Kebersihan Kabupaten Bogor karena kapasitas dari TPS dan truk angkut

    sampah yang terbatas. Sehingga limbah sampah organik yang menumpuk tidak terangkat

    menimbulkan bau yang tidak sedap dan banyak hewan penyakit berdatangan yang

    membuat kenyamanan serta kekhawatiran warga akan dampak kesehatan yang terjadi. Tak

    hanya itu, volume sampah yang meningkat juga bisa menyebabkan bahaya banjir karena

    genangan air limpasan tidak dapat terserap dengan baik karena padatnya bangunan

    penduduk di sekitar lingkungan tersebut.

    Ketidaktahuan para warga untuk mengolah limbah sampah organik dengan baik dan dapat

    dimanfaatkan untuk menjadi pupuk kompos menjadi salah satu ide gagasan

    dilaksanakannya kegiatan pendamingan sistem biopori ini. Walaupun pelaksanaan abdimas

    ini di tengah pandemi COVID-19 dan PSBB tetapi alhamdulillah perwakilan para warga

    cukup antusias. Berdasarkan permasalahan yang terjadi di mitra tersebut dengan

    mengamati kondisi lapangan, maka tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat

    (Abdimas) ini sebagai berikut:

    Melakukan pendampingan pelatihan pemanfaatan sistem biopori dalam mengolah limbah sampah menjadi pupuk kompos

    Melakukan pendampingan pembentukan bank sampah yang sesuai dengan prinsip syariah untuk mendapatkan nilai ekonomis dari sampah yang telah dipilah dan

    disetorkan oleh warga

  • 11

    Manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini adalah sebagai

    berikut:

    1. Memberikan penyuluhan tentang tata cara hidup sehat tanpa limbah sampah organik yang tertimbun di sembarang tempat

    2. Memberikan penyuluhan terkait alat apa saja yang digunakan dalam pembuatan lubang resapan biopori

    3. Memberikan pendampingan pelatihan bagaimana membuat lubang resapan biopori kepada setiap warga

    4. Memberikan penyuluhan terhadap warga terkait proses biopori sampai dengan perubahan sampah organik mnejadi pupuk kompos siap guna

    5. Memberikan penyuluhan terkait manfaat sistem biopori untuk mengurangi volumen timbunan sampah organik, mencegah bahaya banjir, hingga bermanfaat sebagai

    infiltrasi air tanah untuk mencegah kekeringan akibat penggunaan air tanah

    6. Memberikan penyuluhan kepada warga akan pentingnya pembentukan bank sampah syariah

    7. Memberikan penyuluhan khususnya kepada warga perempuan untuk memilah sampah organik untuk dibuat biopori dan sampah rumah tangga untuk disetorkan ke bank

    sampah

    8. Memberikan penyuluhan terkait pengelolaan bank sampah syariah dan mekanisme penukaran sampah menjadi tabungan warga dalam bentuk Rupiah

    Hasil dari yang diharapkan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) ini

    adalah sebagai berikut:

    1. Dapat membantu para warga di lingkungan RW 02 Kampung Bedahan Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor dalam mengelola sampah organik rumah tangga

    sehingga menurunkan volume penimbunan sampah di Kabupaten Bogor

    2. Membantu warga untuk dapat melaksanakan sistem biopori secara mandiri dan mendapatkan pupuk kompos dari hasil pemanfaatan limbah organik

    3. Mencegah banjir, tanah longsor, erosi tanah dan kekeringan air tanah di lingkungan RW 02 Kampung Bedahan Pabuaran Mekar – Cibinong Kabupaten Bogor

    4. Menyuburkan tanaman dengan hasil pupuk kompos alami dari limbah organik di lubang biopori, hal tersebut lebih aman dan sehat dibandingkan limbah organik

    dihilangkan dengan cara dibakar.

    5. Memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah volume air tanah serta meningkatkan kualitasnya, karena organisme dalam tanah dari lubang

    resapan biopori mampu membuat sampah menjadi mineral-mineral yang dapat larut

    dalam air sehingga air tanah menjadi berkualitas karena mengandung mineral.

    6. Dapat membantu warga untuk mendapatkan kemandirian ekonomi dan penambahan penghasilan dari hasil memilah sampah rumah tangga dalam bentuk tabungan bank

    sampah syariah

    7. Dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi warga sekitar dari hasil pengelolaan bank sampah syariah seperti koperasi simpan pinjam yang berbasis syariah

    1.3 Permasalahan Prioritas Mitra Permasalahan yang paling utama yang dihadapi oleh Mitra yaitu sebagian masyarakat di

    Kampung Bedahan RW 02 Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaen Bogor di tengah

    pandemi COVID-19 ini adalah meningkatnya volume timbunan sampah organik dan

  • 12

    sampah rumah tangga sementara daya angkut sampah oleh Dinas Kebersihan Kabupaten

    Bogor juga terbatas sehingga banyak sampah yang tidak terangkut menyebabkan banyak

    penyakit akibat bau tidak sedap limbah sampah dan kekhawatiran akan bahaya banjir yang

    disebabkan genangan air yang tidak dapat terserap oleh tanah. Oleh karena itulah tim

    Abdimas Universitas Gunadarma melaksanakan program pendampingan masyarakat

    melalui pengetahuan dan keterampilan dalam bidang ekonomi syariah, pendidikan,

    agroteknologi dan lingkungan dalam pengelolaan bank sampah syariah dan pemanfaatan

    sistem biopori menjadi pupuk kompos agar dapat menekan volume sampah warga dan

    mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.

  • 13

    BAB II

    SOLUSI DAN TARGET LUARAN

    1.1 Solusi Solusi diperoleh dari hasil analisis dan diskusi dengan ketua RW 02 Kampung Bedahan,

    Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor yaitu Bapak Parjono, S.H., diantaranya:

    a. Sosialisasi kepada warga RW 02 untuk menghadiri acara penyuluhan sistem biopori dan bank sampah syariah

    b. Penyuluhan terhadap seluruh warga RW 02 terkait proses pemanfaatan sistem biopori untuk mengolah sampah lingkungan menjadi pupuk kompos dan pembentukan bank

    sampah syariah untuk mengelola sampah rumah tangga

    c. Mendata permasalahan lainnya yang terjadi pada warga RW 02 seperti pendataan masalah bisnis UMKM yang sedang dirintis oleh warga untuk ditindaklanjuti di

    kegiatan abdimas selanjutnya

    Pemberian solusi ini didasarkan pada pemahaman dari ketua RW 02 Kampung Bedahan,

    Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor agar masyarakat dapat membuat lubang

    resapan biopori secara mandiri di rumah untuk menurunkan tingkat volume sampah

    organik dan menghasilkan pupuk kompos siap guna untuk menyuburkan tanaman. Selain

    itu juga agar warga sekitar lebih menjaga lingkungan dengan memilah sampah rumah

    tangga yang akan disetorkan ke bank sampah, selain mendapatkan nilai ekonomis dari

    sampah yang disetorkan, warga juga turut serta mengurangi dampak sampah yang

    ditimbun.

    1.2 Target Luaran Luaran pertama dari kegiatan pengabdian masyarakat yang ditargetkan berupa publikasi

    pada media online seperti Youtube agar tidak hanya masyarakat sekitar Kampung Bedahan

    RW 02 yang memiliki pengetahuan tentang sistem biopori dan pembentukan bank sampah

    syariah ini tetapi juga kepada seluruh masyarakat lainnya.

    Luaran kedua dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Peningkatan

    penerapan iptek di masyarakat. Penjelasan terinci target luaran adalah sebagai berikut:

    1. Peningkatan pemahaman masyarakat terkait pengolahan limbah organik dengan sistem biopori

    2. Peningkatan keterampilan dalam pembuatan pupuk kompos alami untuk menyuburkan tanaman

    3. Peningkatan pemahaman masyarakat terkait pemilahan sampah rumah tangga apa saja yang dapat disetorkan di bank sampah

    4. Peningkatan keterampilan dalam mengelola bank sampah syariah

    Kemudian, luaran selanjutnya dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang

    ditargetkan berupa perbaikan tata nilai masyarakat. Penjelasan terinci target luaran adalah

    sebagai berikut:

    1. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang bahaya kesehatan akibat timbunan sampah organik yang bisa membawa penyakit serta bencana alam seperti banjir,

    longsor dan erosi tanah.

  • 14

    2. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang bahaya kesehatan paru-paru akibat asap dari limbah organik yang dibakar sehingga pengolahan limbah organik dengan sistem

    biopori lebih aman untuk kesehatan

    3. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang manfaat dari pengolahan limbah dengan sistem biopori sebagai infiltrasi air tanah dan limbahnya dapat digunakan sebagai

    pupuk kompos alami

    4. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang manfaat dari bank sampah syariah sebagai bentuk pengurangan limbah rumah tangga untuk di daur ulang dan digunakan

    kembali

    Pendekatan metode yang digunakan pada pelaksanaan tim pengabdian masyarakat

    Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor ini adalah

    dengan menggunakan metode penyuluhan. Berdasarkan jumlah sasarannya, metode

    tersebut digolongkan menjadi tiga golongan yaitu:

    1. Metode pendekatan perseorangan seperti melalui undangan, telepon, dan surat menyurat.

    2. Metode pendekatan kelompok seperti demonstrasi, ceramah, diskusi, rapat dan perlombaan.

    3. Metode pendekatan massal seperti penerbitan visual, diskusi, siaran melalui media massa dan pemutaran film.

    Target luaran yang akan dihasilkan dalam kegiatan abdimasn di Kampung Bedahan RW

    02, Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor dapat dilihat pada Tabel 2.1.

    Tabel 2.1

    Rencana Target Capaian Luaran

    No Jenis Luaran Indikator

    Capaian

    Luaran Wajib

    1 Publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN/Prosiding jurnal

    nasional Tidak Ada

    2 Publikasi pada media masa cetak/online/repocitory PT Ada

    3

    Peningkatan daya saing (peningkatan kualitas, kuantitas dan

    nilai tambah barang, jasa, diversivikasi produk atau sumber

    daya lainnya Tidak Ada

    4 Peningkatan penerapan iptek di masyarakat (mekanisasi, IT

    dan manejemen Ada

    5 Perbaikan tata nilai masyarakat (seni budaya, social, politik,

    keamanan, ketentraman, pendidikan, kesehatan) Ada

    Luaran Tambahan

    1 Publikasi di jurnal internasional Tidak Ada

    2 Jasa: rekayasa sosial, metode atau sistem, produk/barang Tidak Ada

    3 Inovasi baru TTG Tidak Ada

    4

    Hak kekayaan intelektual (Paten, Paten sederhana, Hak

    Cipta, Merk dagang, Rahasia Dagang, Desain Produk

    Industri, Perlindungan Varietes Tanaman, Perlindungan

    Desain Topografi Sirkuit Tengah

    Tidak Ada

    5 Buku Ber ISBN Tidak Ada

  • 15

    BAB III

    METODE PELAKSANAAN

    3.1 Metode Pelaksanaan

    Metode yang digunakan sebagai pendekatan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah

    dengan menggunakan penyuluhan terkait pemanfaatan biopori untuk mengatasi sampah

    lingkungan menjadi pupuk kompos serta pembentukan bank sampah syariah kepada warga

    Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor. Adapun

    tahapan dalam proses pendampingan dan penyuluhan ini, yaitu:

    1. Menghubungi pihak RW untuk perizinan dan sosialisasi terkait pelaksanaan kegiatan

    pengabdian kepada masyarakat Universitas Gunadarma

    2. Pihak RW memberikan surat permintaan mitra dan memberikan rekomendasi program

    yang akan dilaksanakan yaitu pelatihan biopori untuk mengatasi sampah lingkungan

    3. Menghubungi ketua RT 06 untuk membantu sosialisasi kepada seluruh warga di

    wilayah Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor

    untuk menghadiri penyuluhan biopori (karena sedang pandemi, warga yang hadir

    hanya perwakilan dari masing-masing keluarga

    4. Mencari lokasi yang tepat untuk membuat Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai

    tempat praktek pelatihan biopori

    5. Menyediakan alat-alat pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) seperti bor Biopori,

    Pralon yang sudah dilubangi, dan Tutup Biopori

    6. Bekerjasama dengan Forum Kampung Ramah Lingkungan (FKRL) Kabupaten Bogor

    dalam sosialisasi dan praktek pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB)

    7. Pembentukan manajemen pengelola bank sampah syariah dan mekanisme penukaran

    dan tabungan sampah oleh warga

    3.2 Rencana Kegiatan

    Berdasarkan penjelasan terkait dengan implementasi solusi, maka pada tahapan ini adalah

    melakukan berbagai rencana kegiatan yang mendukung metode pelaksanaan program

    pengabdian kepada masyarakat, yaitu:

    1. Mengumpulkan perwakilan warga Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar,

    Cibinong – Kabupaten Bogor di lokasi pembuatan Lubang Resapan Biopori

    2. Melakukan penyuluhan serta penjelasan cara membuat Lubang Resapan Biopori

    (LRB)

    3. Praktik langsung di lokasi untuk membuat Lubang Resapan Biopori yaitu di halaman

    luas dekat rumah warga

    4. Tanah yang akan dilubangi kemudian disiram dengan air agar mudah untuk dilubangi.

    Namun beberapa halaman rumah tertutup semen sehingga harus dibor dulu agar dapat

    dibuat Lubang Resapan Bioporinya

  • 16

    5. Meletakkan mata bor secara tegak lurus dengan tanah untuk memulai pengeboran

    6. Melubangi tanah dengan bor Biopori (Bor biopori adalah bor untuk tanah mineral)

    dengan cara menekan bor ke kanan sambil diputar ke kanan hingga bor masuk ke

    dalam tanah

    7. Untuk memudahkan pengeboran, dilakukan juga penyiraman tanah yang di bor dengan

    air selama pengeboran berlangsung

    8. Setiap kurang lebih 15cm atau sedalam mata bor berhenti, kemudian menarik mata bor

    sambil tetap diputar ke arah kanan untuk membersihkan tanah yang berada di dalam

    mata bor

    9. Membersihkan tanah dari dalam mata bor menggunakan pisau atau alat tusuk lainnya,

    dimulai dengan menekan tanah dari sisi dalam mata bor sehingga tanah akan lebih

    mudah dilepaskan

    10. Melakukan proses pelubangan tanah secara berulang-ulang hingga mencapai

    kedalaman kurang lebih 100cm, beberapa tanah yang memiliki batuan atau kerikil

    biasanya hanya bisa mencapai kedalaman kurang lebih 50cm

    11. Kemudian para warga mengisinya dengan sampah organik dapur yang sudah dipisah

    dari sampah plastik

    12. Sampah organik dapur bisa diambil sebagai kompos setelah dua minggu, sementara

    sampah kebun setelah dua bulan. Lama dari pembuatan kompos juga tergantung dari

    jenis tanah tempat pembuatan Lubang Resapan Biopori, dan untuk tanah lempung

    agak lebih lama proses kehancurannya. Pengambilan pupuk kompos dilakukan dengan

    alat bor LRB.

    13. Apabila sampah organik yang ada di LRB tidak diambil maka kompos akan terserap

    oleh tanah, LRB harus selalu dipantai supaya terisi sampah organik.

    14. Setelah selesai praktik pembuatan Lubang Resapan Biopori, selanjutnya para warga

    dikumpulkan untuk membentuk pengelola manajemen bank sampah syariah dan

    mendiskusikan mekanisme setor sampah dan tabungan sampah warga

  • 17

    Jadwal kegiatan tim Pengabdian kepada masyarakat Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran

    Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor ini bersifat insidental. Adapun jadwalnya dapat

    dilihat pada Tabel 3.1.

    Tabel 3.1.

    Jadwal Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Periode PTA 2020/ 2021

    (September 2020 s/d Februari 2021) di Kampung Bedahan RW 02 RT 06,

    Pabuaran Mekar – Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

    No Tanggal, Waktu

    Kunjungan Nama Pelaksana Nama Kegiatan

    1

    Ahad, 17 Januari

    2021, Jam 08.00 s/d

    12.00

    31 dosen dan 4 Mahasiswa

    (Nama Terlampir)

    Program Pendampingan

    Masyarakat Melalui

    Pengetahuan Dan

    Keterampilan Dalam Bidang

    Ekonomi Syariah, Pendidikan,

    Agroteknologi Dan

    Lingkungan Dalam

    Pengelolaan Bank Sampah

    Syariah Dan Pemanfaatan

    Sistem Biopori Menjadi Pupuk

    Kompos Di Wilayah Kampung

    Bedahan Rw 02, Pabuaran

    Mekar – Cibinong

    Sumber: Data Primer, PTA 2020/ 2021

  • 18

    BAB IV

    KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI

    4.1 Profil Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)

    Lembaga Pengabdian Kepada Maasyarakat (LPPM) Universitas Gunadarma merupakan

    lembaga yang berperan untuk mendukung Universitas Gunadarma dalam mewujudkan

    salah satu tujuannya yaitu “memberikan kontribusi dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan

    Teknologi bagi kebutuhan pembangunan secara regional, nasional dan internasional”.

    Dalam pelaksanaan tugasnya, LPPM Universitas Gunadarma selalu berupaya

    mensosialisasikan pelayanan IPTEK unggulan berguna bagi masyarakat secara luas.

    Selama ini kontribusi LPPM Universitas Gunadarma pada kegiatan pengabdian masyarakat

    sangat banyak, tidak hanya secara fisik dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat,

    namun juga secara keilmuan. Beberapa yang telah dilakukan oleh LPPM diantaranya

    adalah :

    1. Menyediakan ruang dan prasarana yaitu berupa incubator bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk mempersiapkan dan mengembangkan

    usahanya,

    a. Ruang diskusi di lembaga LPPM yang dapat dimanfaatkan untuk diskusi dan koordinasi, dalam kondisi yang sangat mendukung (AC, kursi, meja diskusi,

    whiteboard, dan LCD Projector).

    b. Keberadaan beberapa laboratorium pendukung, seperti Laboratorium Akuntansi, Laboratorium Pengembangan bisnis, Laboratorium e-commerce, dan lain-lain.

    Ruang-ruang Laboratorium ini juga dapat digunakan untuk melakukan pelatihan

    dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan.

    c. Perpustakaan dengan ruangan dan gedung yang sangat kondusif dan memiliki koleksi buku referensi yang sangat baik.

    d. Unit pengurusan HKI yang dapat membantu peneliti dalam mengurus dan memperoleh sertifikasi HKI bagi hasil pengabdian kepada masyarakat

    2. Menyediakan kredit mikro bagi kelompok masyarakat usaha binaan 3. Menyediakan domain web yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk memasarkan

    produknya.

    4. Menyediakan sarana informasi seperti tabloid UG News, UG Radio dan UG TV yang dapat dimanfaatkan sebagai media promosi oleh masyarakat usaha.

    5. Menyediakan pendampingan untuk membantu pemecahan berbagai permasalahan yang dihadapi para pelaku UMKM.

    4.2 Kepakaran Tim

  • 19

    Bagian ini merupakan penjabaran kepakaran tim pengusul dan tim pelaksana program

    pengabdian kepada masyarakat serta relevansi kepakaran.

    4.2.1 Tim Pengusul Pada program pengabdian kepada masyarkat mempunyai kepakaran tim

    pengusul yang dapat dilihat pada tabel 4.1.

    Tabel 4.1.

    Jenis Kepakaran Tim Pengusul

    No Ketua Tim Kepakaran

    1 Stevani Adinda Nurul Huda, SEI, M.I.B.F Ekonomi/Ekonomi Syariah

    No Nama Anggota Tim Pelaksana Kepakaran

    1 Dr. Ir. Riskayanto, MM Ekonomi/ Ekonomi Syariah

    2 Dr. Bagus Nurcahyo, SE, MM Ekonomi/ Manajemen

    3 Dr. Ir. Budiman, MM Agroteknologi

    4 Aidil Wicaksono J., SE, MM Ekonomi/ Manajemen

    5 Angga Putri Ekanova, SE, MM Sistem Informasi

    6 Ayu Andrianie, SE, MMSI Psikologi

    7 Bakti Pramadhani, ST, MT Teknologi Informasi/ Teknik Industri

    8 Cicilia Erly Istia, SE, MMSI Ekonomi/ Akuntansi

    9 Dandy Kurnia, SE, MM Ekonomi/ Manajemen

    10 Erna Kustyarini, SE, MMSi Psikologi

    11 Indah Jauhari, SE, MM Sistem Informasi

    12 Inti Mulyo Arti, STP, M.Sc Teknik Industri/ Ilmu Pangan

    13 Irmawati Wijaya, SE, MMSI Teknologi Informasi/ Teknik Industri

    14 Moh. Ega Elman Miska, SP, M.Si Teknik Sipil/ Teknologi Agroindustri

    15 Mufid Suryani, SE, MMSI Ekonomi/ Akuntansi

    16 Muhamad Rizky Rizaldy, SE, MM, M.Sc Ekonomi/ Ekonomi Syariah

    17 Muhammad Ridha Alfarabi, S.P, M.Si Agroteknologi/ Pemuliaan dan

    Bioteknologi Tanaman

    18 Nicky Handayani, SE, MM Ekonomi/ Akuntansi

    19 Nida Nusaibatul Adawiyah, SE, MMSI Ekonomi/ Akuntansi

    20 Nur Azifah, SE, M.Si Ekonomi/ Ekonomi Syariah

    21 Nurul Hidayah, SE, MM Ekonomi/ Manajemen

    22 Qomariyah, S.Kom Ilmu Komputer

    23 Rakhma Diana Bastomi, SEI, MM Ekonomi/ Ekonomi Syariah

    24 Ratih Kurniasih, SP, M.Sc Teknik Industri/ Ilmu Tanah

    25 Risa Septiani, SE, MM Teknologi Informasi/ Teknik Industri

    26 Rizki Muti Agustiani, SE, MM Psikologi

    27 Siti Aisyah, SEI, M.Ec Ekonomi/ Manajemen

    28 Siti Rahayu, SE, MM Ekonomi/ Manajemen

    29 Sri Margiatin, SE, MM Teknologi Informasi/ Teknik Industri

    30 Tri Damayanti, SE, MM Teknologi Informasi/ Teknik Industri

    31 Tubagus Kiki Kawakibi Azmi, SP, M.Si Teknik Industri/ Pemuliaan dan

    Bioteknologi Tanaman

    4.2.2 Tim Pelaksana

  • 20

    Pada program pengabdian kepada masyarakat memiliki tim pelaksana yang sesuai dengan

    bukti kepakarannya dapat dilihat pada Tabel 4.2.

    Tabel 4.2.

    Bukti Kepakaran Tim Pelaksana

    No Nama Kepakaran Bukti Penunjang

    1 Dr. Ir. Budiman, M.S Agroteknologi

    Pencatatan Keuangan bagi Perguliran

    Dana Mikro pada Kelompok Masyarakat

    di Era Disrupsi oleh Budiman, Dyah

    Mieta Setyawati, Ditiya Himawati, Lista

    Kuspriatni. Seminar Nasional,

    Konferensi, Workshop dan Pengabdian

    Kepada Masyarakat ke 10 oleh Forum

    Manajemen Indonesia (FMI), di

    Palembang, 7-8 November 2018.

    2 Inti Mulyo Arti, STP,

    M.Sc Agroteknologi

    Jurnal Pertanian Presisi, 2020.

    Judul “Respon Pertumbuhan Selada

    (Lactuca Sativa L.) Dengan Berbagai

    Media Tanam Pada Sistem Budidaya

    Akuaponik”

    3 Ratih Kurniasih, SP,

    M.Sc Agroteknologi

    Jurnal Pertanian Presisi, 2018.

    Judul “Lama Inkubasi Pupuk Kandang

    Kambing Pada tanah Tercemar Logam

    Berat”

    4 Siti Aisyah, SEI, M.Ec Manajemen

    Jurnal Al-Iktisab, 2017.

    Judul ”Optimization Of Agricultral Land:

    A Lesson from Islamic”

    5 Tubagus Kiki

    Kawakibi Azmi Agroteknologi

    Jurnal Pertanian Presisi, 2019. Judul

    “Pertumbuhan Vegetatif Sayuran

    Indigenous Daun Walang Liar (Eryngium

    Foetidum) Pada Beberapa Kombinasi

    Perlakuan Jenis Media Tanam Dan Dosis

    Pupuk”

    BAB V

  • 21

    HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI

    5.1 Hasil

    Hasil dari luaran yang telah dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat Kampung

    Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor ini yaitu telah

    dilaksanakannya kegiatan penyuluhan pembentukan bank sampah syariah dan pemanfaatan

    biopori untuk mengatasi sampah lingkungan menjadi pupuk kompos. Diharapkan dengan

    terlaksananya kegiatan program penyuluhan bank sampah syariah dan sistem biopori ini

    dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat sekitar dalam mengolah

    sampah organik sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah di Kabupaten Bogor.

    Diharapkan dengan adanya sistem biopori yang dibuat oleh para warga, akan menambah

    kelestarian alam karena biopori dapat mencegah bahaya banjir, erosi tanah dan longsor

    serta menambah kuantitas serta kualitas air tanah yang digunakan oleh masyarakat, serta

    dibentuknya bank sampah syariah dapat menambah penghasilan warga dari hasil memilah

    sampah dan disetorkan ke bank sampah sehingga terbentuk kemandirian ekonomi.

    5.2 Luaran yang Dicapai

    Telah berhasil diberikan peningkatan nilai tambah pengetahuan (IPTEK) dan perbaikan

    tata nilai masyarakat dalam bentuk penyuluhan bank sampah syariah dan pemanfaatan

    sistem biopori untuk mengatasi sampah lingkungan menjadi pupuk kompos. Sehingga

    masyarakat dapat membuat Lubang Resapan Biopori secara mandiri di rumah dan hasil

    biopori seperti pupuk kompos dapat digunakan oleh warga untuk meningkatkan kesuburan

    tanaman. Sehingga volume sampah organik warga dapat diolah dengan baik dan tidak

    menimbulkan penyakit. Tak hanya itu saja, pembentukan bank sampah syariah diharapkan

    dapat menjadi wadah masyarakat dalam menjaga lingkungan serta memberikan manfaat

    ekonomi untuk warga sekitar.

    BAB VI

  • 22

    RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA

    Tahapan berikutnya, Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten

    Bogor juga memiliki beberapa UMKM yang sudah terdaftar seperti usaha kue-kue dan

    peyek serta budidaya belut, tanaman dan sayuran. Beberapa UMKM juga telah

    mendapatkan dana dari PEMDA Kabupaten Bogor sebesar Rp2.400.000. Diharapkan ke

    depannya tim abdimas Universitas Gunadarma dapat memberikan pendampingan bisnis

    dan wirausaha secara syariah kepada warga agar dapat memberikan nilai lebih untuk

    kemajuan warga Kampung Bedahan. Untuk pemanfaatan sistem biopori, kedepannya tim

    Abdimas Universitas Gunadarma berencana untuk pengadaan biopori di setiap rumah

    warga agar pengelolaan sampah rumah tangga dapat optimal dan bermanfaat sebagai

    pupuk kompos alami. Untuk bank sampah syariah yang telah terbentuk, akan mulai

    dioptimalkan dengan penyuluhan mekanisme dan manajemen pengelolaan bank sampah

    syariah sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar juga kepada warga

    BAB VII

  • 23

    KESIMPULAN DAN SARAN

    7.1 Kesimpulan

    Berdasarkan kegiatan tim abdimas Universitas Gunadarma di wilayah Kampung Bedahan

    RW 02, Pabuaran Mekar, Cibinong – Kabupaten Bogor telah dilaksanakan Program

    Pendampingan Masyarakat Melalui Pengetahuan Dan Keterampilan Dalam Bidang

    Ekonomi Syariah, Pendidikan, Agroteknologi Dan Lingkungan Dalam Pengelolaan Bank

    Sampah Syariah Dan Pemanfaatan Sistem Biopori Menjadi Pupuk KomposDiharapkan

    dengan adanya program tersebut dapat membantu warga dalam mengatasi timbunan

    sampah organik dan sampah rumah tangga yang kemudian mengubahnya menjadi suatu

    yang bermanfaat dan bernilai jual.

    7.2 Saran

    Sebaiknya pelaksanaan program penyuluhan sistem biopori dan pengelolaan bank sampah

    syariah ini dikemudian hari tidak hanya sekali saja pelaksanannya tetapi dilaksanakan

    beberapa kali dengan membantu pengadaan alat biopori untuk warga, memantau aktivitas

    pembuatan biopori di setiap warga, membuat alat yang dapat mendeteksi kematangan

    biopori, memantau serta mengawasi pelaksanaan bank sampah syariah.

  • 24

    DAFTAR PUSTAKA

    Aisyah, Ratih Kurniasih, Euis Rakhmah Sari. 2018. Lama Inkubasi Pupuk Kandang

    Kambing Pada tanah Tercemar Logam Berat, Jurnal Pertanian Presisi Universitas

    Gunadarma.

    Budiman, D.M Setyawati, D Himawati, L Kuspriatni. 2018. Pencatatan Keuangan bagi

    Perguliran Dana Mikro pada Kelompok Masyarakat di Era Disrupsi. Proceeding

    FMI ke-10 Palembang, 07-08 November 2018.

    Miska, Moh Ega Elman, Inti Mulyo Arti. (2020). “Respon Pertumbuhan Selada (Lactuca

    Sativa L.) Dengan Berbagai Media Tanam Pada Sistem Budidaya Akuaponik”. Jurnal

    Pertanian Presisi Vol 4 No. 1 Tahun 2020.

    Pribadi, Edi Minaji, Tubagus Kiki Kawakibi Azmi. (2019), “Pertumbuhan Vegetatif

    Sayuran Indigenous Daun Walang Liar (Eryngium Foetidum) Pada Beberapa

    Kombinasi Perlakuan Jenis Media Tanam Dan Dosis Pupuk”. Jurnal Pertanian Presisi

    Vol 3 No. 1 Tahun 2019.

    Siti Aisyah, Nurizal Ismail. 2017. Optimization Of Agricultral Land: A Lesson from

    Islamic, Al-Iktisab: Journal of Islamic Economic Law, Gontor.

  • 25

    LAMPIRAN 1. PETA LOKASI MITRA SASARAN

    Jarak lokasi Mitra yang beralamatkan: Kampung Bedahan RW 02, Pabuaran Mekar –

    Cibonong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dengan Perguruan Tinggi Pengusul yaitu

    Universitas Gunadarma yang beralamatkan di Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina,

    Kecamatan Beji, Kota Depok – Provinsi Jawa Barat, 16424 adalah berjarak sekitar 16,4 KM.

  • 26

    LAMPIRAN 2. SURAT PERMINTAAN MITRA

  • 27

    LAMPIRAN 3. SURAT KETERANGAN MITRA (Dengan Materai 6000)

  • 28

  • 29

    LAMPIRAN 4. JADWAL KEGIATAN

    No Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat

    Bulan ke-

    Sep

    20

    Ok

    t20

    Nov20

    Des2

    0

    Jan

    21

    Feb

    21

    1 Koordinasi dengan pihak terkait

    2 Sosialisasi awal kegiatan

    3 Tabulasi dan pengumpulan data dan informasi

    4 Analisis kebutuhan mitra

    5 Mengunjungi Ketua RW 02 Kampung Bedahan untuk

    mendapatkan persetujuan pelaksanaan kegiatan

    6 Mengunjungi Ketua RT 06 untuk sosialiasi kegiatan

    kepada warga sekitar

    7

    Melaksanakan program pendampingan pelatihan

    pemanfaaatan sistem biopori dalam mengatasi sampah

    lingkungan menjadi pupuk kompos serta pembentukan

    bank sampah syariah

    8

    Mengunjungi ketua RW 02 Kampung Bedahan untuk

    meminta surat keterangan mitra bahwa tim dosen yang

    terlibat sudah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat

    untuk semester ganjil PTA 2020-2021. Kegiatan abdimas

    ini masih berkelanjutan setiap semesternya.

    9 Sosialisasi dan pelaporan hasil pengabdian kepada

    masyarakat

  • 30

    LAMPIRAN 5. ANGGARAN BIAYA

    No KETERANGAN SATUAN KUANTITAS TOTAL (Rp)

    1 Banner Pcs 1 Rp 85.000

    2 Buah Jeruk Kg 1 Rp 38.000

    3 Snack Pcs 1 Rp 70.000

    4 Makan Siang Paket 1 Rp 300.000

    5 Transport Pembicara Orang 1 Rp 200.000

    6 Materai 6000 Pcs 2 Rp 14.000

    7 Bingkai Pcs 1 Rp 25.000

    8 Materai 10000 Pcs 2 Rp 20.000

    9 Refil Tinta Print Pcs 1 Rp 20.000

    10 Kertas Sertifikat Lembar 12 Rp 25.500

    11 Desain Sertifikat Paket 1 Rp 50.000

    TOTAL Rp 847.500

  • 31

    LAMPIRAN 6. TIM MAHASISWA PELAKSANA

    No Nama Mahasiswa NPM Jurusan

    1 Yolanda Regita Cahyani 17216796 Manajemen

    2 Nanang Yuwiranto 15116296 Sistem Informasi

    3 Cici Indriyani 21216611 Akuntansi

    4 Aulia Maulitda 11216611 Manajemen

  • 32

    LAMPIRAN 7. FOTO DOKUMENTASI KEGIATAN

    Sosialisasi dan Perizinan ke Ketua RW 02 Kampung Bedahan, Pabuaran Mekar,

    Cibinong – Kabupaten Bogor

    Bor Biopori Tutup Biopori dan Pralon

  • 33

    Sambuatan dari Ketua RW 02, Ketua RT 06 dan Penjelasan terkait sistem Biopori

    sekaligus pembentukan pengelola Bank Sampah Syariah

  • 34

    Praktik Pembuatan Lubang Resapan Biopori menggunakan bor Biopori

  • 35

    LUARAN PUBLIKASI

    Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=JlIiMVKxxB4&feature=youtu.be

    https://www.youtube.com/watch?v=JlIiMVKxxB4&feature=youtu.be