Peralatan Bengkel Dan Fungsinya

  • View
    250

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

GGG

Text of Peralatan Bengkel Dan Fungsinya

Indonesia Australia Partnership for Skills Development

PERALATANa. Mal Ukur

Mal ukur adalah alat ukur langsung, dimana memungkinkan pemeriksaan secara cepat ukuran-ukuran yang sama sering berulang. Kerugian alat ukur ini ketepatan ukuran sangat bergantung pada derajat keausan alat ukur itu . Mal ukur juga termasuk pada alat ukur pembanding.

Pengukuran dengan cara membandingkan yaitu pengukuran dengan cara ini tidak menentukan dimensi ataupun toleransi suatu benda ukur secara langsung. Pengukuran dengan cara ini menggunakan perbandingan dengan bentuk standar misalnya untuk pemeriksaan bentuk ulir, radius, dan jarak.

1. Mal Ulir

Mal ulir adalah mal yang digunakan untuk memeriksa ulir yang telah dibuat dengan cara memilih bilah yang sesuai dengan ukuran ulir yang dibuat. Jika mal ulir tidak cocok dengan mal yang ditentukan maka hasil ulir tersebut tidak dapat digunakan.

Gambar 4: Mal UlirHO 7 & OHT 7

Gambar 5: Cara menempatkan mal ulir pada ulir yang diukur2. Mal Radius

Sama halnya dengan mal ulir, mal radius berfungsi sebagai memeriksa radius yang diukur. Jika mal tersebut cocok/tidak adanmya celah antara mal dengan radius yang diukur maka radius tersebut sudah baik.

Gambar 6: Mengukur radius dengan mal radius dalam dan luarHO 8 & OHT 8

3. Alat Ukur Jarak (gap)

Pada umumnya alat ukur jarak mempunyai ketebalan antara 0,05 hingga 2 mm. Untuk mengukur jarak dengan ukuran lebih dari 2 mm digunakan alat ukur yang lain seperti jangka sorong. Mal ini berfungsi untuk menguji kelonggaran pada jalur, dudukan, klep motor dan sebagainya.

Gambar 6: Alat ukur jarak dan cara penggunaannyaHO 9 & OHT 9

4. Alat Ukur Ketebalan

Untuk menentukan ketebalan, diameter, panjang digunakan pengukuran langsung. Dimana pengukuran dengan menggunakan alat ukur secara langsung, hasil pengukuran dapat langsung dibaca pada alat ukur tersebut. Contoh; mikrometer, jangka sorong, mistar ukur/ baja, dan lainnya.

(Cara mengukur dan membaca alat ukur telah dibahas lebih rinci pada Unit : BSDC-0205)

Gambar 7: Mengukur ketebalan dengan mikrometer

Gambar 8: Mengukur ketebalan dengan Jangka bengkokHO 10 & OHT 10

Gambar 9: Mengukur ketebalan dengan Jangka sorongHO 11 & OHT 11

b. Alat Lukis

NAMA ALATPENGGUNAAN

Mistar Baja

- Mengukur dan menarik garis

- Memeriksa kerataan permukaan

Penggores

a. Ujung Ganda

b. Ujung Tunggal /Saku

- Memberi tanda pada logam/ material atau pada benda kerja lainnya- Melukis garis untuk benda kerja/ pelat yang hasil goresannya bersifat permanen.

HO 12 & OHT 12

Penitik

Menandai dan membuat titik pusat.

Jangka Kaki

- Melukis garis lengkung dan lingkaran

- Memindahkan ukuran dan sudut

- Melukis konstruksi geometrik

Jangka Tongkat

- Konstruksi dan lingkaran yang besar

- Memindahkan ukuran dan sudut

- Melukis konstruksi geometrik

HO 13 & OHT 13

Mal Geser (Adjustable Gauges)

- Memindahkan ukuran dan sudut

- Melukis garis ukuran

Siku Blok

Menyikukan benda kerja dan memeriksa kerataan benda kerja serta menarik garis siku.

HO 14 & OHT 14

Siku Pelat

Menyikukan benda kerja dan menarik garis siku.

HO 15 & OHT 15

c. Penggunaan Peralatan Tangan

1. Kunci

a) Kunci Pas

b) Kunci Ring

HO 16 & OHT 16

c) Kunci SockKunci sock adalah perkakas yang berbentuk silinder, terbuat dari baja campuran yang dilapisi chrome. Salah satu ujungnya mempunyai lubang bujur sangkar yang menghubungkan socket dengan batangnya. Sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan mur atau kepala baut

Bentuk dari soket ada dua macam :

a) Bentuk heksagonal normal atau segi enam 6 (single hex.).

b) Bentuk heksagonal ganda atau segi banyak (double hex).

Dalam perdagangan kunci sock dijual dalam berbagai pilihan, tapi umumnya dalam bentuk kemasan/ set yang terdiri dari beberapa pilihan ukuran dan berbagai kelengkapan pendukung.

HO 17 & OHT 17

Berikut ini adalah salah satu contoh kunci sock yang umum dipakai pada bengkel las dan fabrikasi logam yang lengkap dengan tangkai pemutar dengan beberapa pilihan penggunaan :

Gambar 10 : Contoh Satu Set Kunci SockSatu set kunci sock gambar di atas berisikan antara lain : 1. Soket dengan berbagai ukuran, yakni : 9 s.d 22 mm

2. Tangkai pemutar

HO 18 & OHT 18

c) Kunci Inggeris (adjustable wrenches)Kunci inggeris (adjustable wrenches), kunci yang mempunyai banyak fungsi dan berbagai ukuran baut dapat digunakan. Dilihat dari konstruksinya, kunci inggeris memiliki satu rahang yang dapat bergeser disesuaikan dengan ukuran kepala baut atau mur yang dikehendaki. Kunci inggeris selayaknya digunakan jika kunci pas atau kunci ring tidak tersedia.

Gambar 11 : Kunci InggerisPenggunaan kunci inggeris :

Penyetel kunci inggeris, perhatikan langkah-langkah berikut :

a. Tempatkan kunci inggeris pada baut, dan pastikan rahang geraknya terbuka.

b. Putar baut penyetel dengan ibu jari hingga kedua rahang menjepit baut dengan kencang.HO 19 & OHT 19

Gambar 12 :Penggunaan kunci Inggeris2. Obeng (Screwdrivers)

Obeng adalah alat untuk memutar dan mengencangkan/ pengetat atau membuka baut. Terdiri dari bagian-bagian : handel, tangkai serta kepala (tip).

Gambar 13 :Bagian-bagian obengHO 20 & OHT 20

Jenis-Jenis Obeng :

a) Obeng Minus (Obeng Standar)

Obeng standar ini dibuat dengan tip (mata) berbentuk pipih (minus). Ukuran-ukuran obeng ini dibedakan sesuai dengan panjang batang obeng dan lebar tip

Obeng jenis ini dibedakan menjadi dua macam, yaitu :

1. Obeng untuk kerja berat (heavy duty screwdriver)

2. Obeng untuk kerja ringan (light duty screwdriver)

b) Obeng Plus (Obeng Phillips)

Obeng jenis ini digunakan untuk baut yang memiliki cekungan diagonal.

Gambar 14 :Jenis obeng plusHO 21 & OHT 21

c) Obeng Sudut

Tip obeng sudut atau obeng offset ini membentuk sudut terhadap tangkainya. Ukuran standarnya : 00, 450, 900, 1350.

Obeng sudut ini digunakan untuk membuka dan mengencangkan baut yang tidak bisa dijangkau oleh obeng biasa.

Gambar 15 :Jenis sudut

d) Obeng Pukul

Obeng pukul digunakan untuk membuka baut yang sangat kencang dan tidak bisa dibuka dengan menggunakan obeng biasa.

Gambar 15 :Bagian-bagian obeng pukul

HO 22 & OHT 22

Memilih Ukuran Obeng :

1) Lebar Tip

Lebar ujung ( tip ) harus hampir sama dengan lebar bagian dalam slot baut yang akan dikencangkan atau yang akan di longgarkan. Tip yang terlalu lebar dapat merusak benda kerja. Tip yang terlalu tipis dapat merusak tip atau obeng itu sendiri.

Gambar 16 : Lebar tip obeng

2) Ketebalan Tip

Dalam memilih obeng, ujung/ tip obeng harus sesuai dengan slot pada baut dimana lebar tip harus hampir sama dengan lebar bagian dalam slot baut

HO 23 & OHT 23

Gambar 17 : Tebal tip obeng

Cara Menggunakan Obeng :

Pastikan tangkai dan tangan anda tidak basah atau terkena oli. Pegang obeng tegak lurus dengan baut. Pegang tangkai obeng dengan satu tangan. Tekan obeng dengan tangan yang lain dengan tekanan yang cukup agar tip tetap berada pada slot baut. Putar obeng dengan perlahanHO 24 & OHT 24

3. Tang (Pliers)Tang merupakan alat penjepit yang paling banyak digunakan untuk menjepit komponen-komponen kecil yang sulit dipegang dengan tangan. Tang juga digunakan untuk membentuk dan membengkokkan lembaran metal yang tipis.

Jenis-jenis tang :

a) Tang Kombinasi /tang standar

Gambar 18 : Bagian-bagian dan fungsi tang kombinasi serta kegunaannya

HO 25 & OHT 25

b)Tang Slip JointTang slip joint ini memiliki pivot pin yang memungkinkan variasi bukaan yang banyak. Alat ini sangat berguna untuk menjepit komponen yang kecil atau membengkokkan metal lembaran.

Gambar 18 : Bgaian-bagian tang slip joint

c) Tang Gunting / Potong (Diagonal Cutting Pliers)

Jenis tang seperti ini memiliki rahang yang miring. Dan kemiringannya dibuat pada sudut tertentu sehingga dapat memotong kabel/kawat. Tang jenis ini ada juga yang handelnya terbungkus plastik untuk digunakan pada kelistrikan

Gambar 19 : Bagian-bagian tang gunting potong

HO 26 & OHT 26

d) Tang Sirklip /Mulut Buaya (Circlip Pliers)

Tang sirklip ini ada dua jenis : untuk sirklip eksternal dan sirklip internal. Jenis ujung sirklip ini menentukan jenis dari rahang pada alat ini. Sirklip yang memiliki lobang kecil pada setiap ujungnya membutuhkan tang dengan ujung rahang bulat

Gambar 19 : Macam-macam tang sirklip dan kegunaannya

4. Ragum (Vice)

Ragum digunakan untuk penjepit/pemegang benda kerja sehingga posisi benda kerja tidak berubah posisi pada waktu pekerjaan berlangsung seperti; melobang/bor, potong, tekuk, dan lain-lain.

HO 27 & OHT 27

Ukuran ragum ditentukan dengan ukuran rahangnya dan ukuran kedalaman rahangnya (seberapa panjang rahang bisa dibuka).

a) Bentuk dan ukuran ragum.

1) Ragum Kaki (Leg Vice), digunakan untuk menjepit benda-benda yang besar dan pekerjaan-pekerjaan berat.

2) Ragum Rahang Paralel (Parallel-Jaw Vice)/Stationary atau Swivel, dan berbagai macam jenis ragum yang dibuat dengan disain khusus sesuai dengan kebutuhan, seperti Ragum Pipa

Gambar 20 : Bentuk dan macam ragum

b) Perawatan Ragum

Bagian batang ulir dan bagian permukaan yang dapat bergeser harus sering diberi oli, dan bagian-bagian lainnya harus terbebas da