Pola Komunikasi, Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, . Bagaimana sejarah adanya Tari Topeng di Cirebon?

  • View
    5

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Pola Komunikasi, Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, . Bagaimana sejarah adanya Tari Topeng di...

  • Team project ©2017  Dony Pratidana S. Hum | Bima Agus Setyawan S. IIP 

     

     

     

     

     

    Hak cipta dan penggunaan kembali: Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, selama anda mencantumkan nama penulis dan melisensikan ciptaan turunan dengan syarat yang serupa dengan ciptaan asli.

    Copyright and reuse: This license lets you remix, tweak, and build upon work non-commercially, as long as you credit the origin creator and license it on your new creations under the identical terms.

  • LAMPIRAN

    Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • I. DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA INFORMAN I

    1. Apa yang membedakan kesenian Tari Topeng dengan kesenian

    tradisional Cirebon lainnya?

    2. Apakah tujuan diadakannya Tari Topeng Cirebon?

    3. Ada berapa jenis karakter dalam Tari Topeng Cirebon? Apakah ada

    penjelasan khusus mengenai masing-masing karakter tersebut?

    4. Bagaimana sejarah adanya Tari Topeng di Cirebon?

    5. Dalam pementasan Tari Topeng Klana, bagaimana situasi dan kondisi

    yang biasa terjadi? Misalnya penonton harus duduk di kursi atau duduk

    bersila?

    6. Bagaimana situasi dan keadaan selama pementasan Topeng Klana?

    Seperti urutan-urutan dalam pementasan. apa yang dibawa oleh penari,

    dan apa saja yang harus ada dipanggung?

    7. Apakah ada syarat khusus sebelum mengadakan pementasan?

    8. Bagaimanakah gambaran saat pementasan Tari Topeng Klana?

    Misalnya sikap atau keadaan penari dan pemain musik.

    9. Dimanakah dan kapan pementasan Tari Topeng diadakan? Apakah

    pementasan setiap karakter disesuaikan dengan perayaan / acara

    tersebut?

    10. Dalam kesenian Tari Topeng Klana apa saja simbol atau barang yang

    digunakan untuk menyampaikan cerita? Dan tipe persitiwa seperti

    apakah yang disampaikan dalam Topeng Klana?

    Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • 11. Apakah cerita ataupun peristiwa yang disampaikan melalui Topeng

    Klana disesuaikan dengan sejarah dan juga kebiasaan budaya

    masyarakat Cirebon?

    12. Arti Tari Topeng untuk masyarakat kota Cirebon?

    13. Adakah rangkaian-rangkaian ritual adat sebelum Tari Topeng

    diadakan?

    14. Menurut Bapak apakah ada hubungannya Tari Topeng dengan agama

    yang dianut, yaitu Agama Islam?

    15. Dalam pertunjukan Tari Topeng tersebut ada acuan khususnya tidak

    pa? Misalnya penari harus suci, atau bagaimana?

    16. Apakah ada tahapan-tahapan khusus yang harus dipatuhi dalam

    rangkaian pertunjukan Tari Topeng Cirebon?

    17. Apakah Pertunjukan Tari Topeng tersebut sama semua di penjuru

    Cirebon? Atau menyesuaikan dengan budaya setempat?

    18. Menurut bapak mengapa Tari Topeng masih dijalankan oleh msyarakat

    Cirebon?

    Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • II. DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA INFORMAN II & III

    1. Apakah Tari Topeng Klana merupakan penciptaan dari sebuah

    pemikiran, mengenai diri dan juga keadaan yang terjadi di masyarakat

    Cirebon? Misalnya, dari setiap karakter Tari Topeng disesuaikan

    dengan agama, atau kepercayaan masyarakat dan juga sikap yang ada

    di masyarakat.

    2. Apakah dari setiap cerita peristiwa yang di disampaikan/tampilkan

    melalui Topeng Klana menciptakan sebuah makna tersendiri di

    masyarakat Cirebon? Misalnya, masyarakat Cirebon menjadi dapat

    memahami sikap-sikap mana yang baik dan mana yang tidak,

    masyarakat mengerti akan sikap yang seperti apa yang digambarkan

    oleh Topeng Klana di dunia nyata.

    3. Apakah di setiap cerita yang dibawakan di dalam pertunjukan Topeng

    Klana adanya makna mengenai sebuah pemikiran seperti tokoh

    mengutarakan ataupun mengekspresikan perasaannya? Seperti apa

    biasanya?

    4. Apakah penari maupun pemusik diharuskan dapat mendalami karakter

    yang dibawakan di dalam Topeng Klana?

    5. Apa yang paling sulit dilakukan oleh penari maupun pemain musik

    selama pementasan Topeng Klana?

    6. Apakah setiap gerakan yang dibawakan oleh penari merupakan sebuah

    simbol dari budaya Cirebon? Misalnya, seperi cara berjalan, cara

    menggerakan tangan, dll.

    Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • 7. Apakah melalui Tari Topeng ini masyarakat Cirebon dapat memahami

    makna-makna/nasihat yang coba disampaikan?

    8. Apakah Tari Topeng Cirebon merupakan alat tradisional nenek

    moyang masyarakat Cirebon dalam menyampaikan nasihat dan juga

    makna-makna kehidupan?

    9. Apakah Tari Topeng Cirebon mengandung makna dari budaya Cirebon

    itu sendiri dan menjadi salah satu simbol budaya Cirebon? Apa

    contohnya?

    10. Apakah Tari Topeng merupakan salah satu hasil dari budaya

    masyarakat Cirebon? Maksudnya, apakah Tari Topeng tercipta karena

    hasil dari budaya masyarakat Cirebon atau budaya masyarakat Cirebon

    sadar budaya Cirebon setelah adanya Tari Topeng?

    11. Hal apakah yang bisa menguatkan bahwa Tari Topeng Cirebon

    merupakan budaya Masyarakat Cirebon dan bukan hanya sekedar

    kesenian?

    12. Adakah rangkaian-rangkaian ritual adat sebelum Tari Topeng

    diadakan?

    13. Apakah ada hubungannya Tari Topeng dengan agama yang dianut,

    yaitu Agama Islam?

    14. Apakah ada tahapan-tahapan khusus yang harus dipatuhi dalam

    rangkaian pertunjukan Tari Topeng Cirebon?

    15. Mengapa Tari Topeng masih dijalankan oleh masyarakat Cirebon?

    Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • Nama Informan : Andrian Raharjo

    Tempat & Tgl Lahir : Cirebon, 5 Desember 1955

    Pekerjaan : Pemilik sanggar tari /

    rumah tradisional

    Pandan Wangi

    Cirebon

    Aktivitas Sosial : Ketua Yayasan

    Budayawan Cirebon

    Peneliti : Pa Andrian, saya mau tanya nih pa tentang Tari Topeng Klana.

    Apakah Tari Topeng Klana merupakaan penciptaan dari sebuah

    pemikiran mengenai diri dan juga keadaan yang terjaid di

    masyarakat Cirebon? Hmm, misalnya dari setiap karakter Tari

    Topeng disesuaikan dengan agama atau kepercayaan masyarakat

    dan juga sikap yang ada di masyarakat?

    Informan I : Ya, hmm, Tari Topeng Cirebon itu kan ada lima wanda. Lima

    wanda itu salah satunya termasuk Klana. Dan semua wanda itu

    punya karakter, ya, khususnya Klana, Klana itu gambaran seorang

    yang punya karakter, sifat serakah, sombong, dan digung. Nah...

    Oleh karena itu, bahwa ini merupakan yang terjadi di masyarakat

    cirebon menurut saya bukan hanya ada di masyarakat Cirebon,

    persoalan karakter itu dimana-dimana. Karakter manusia itu ya.

    Jadi tidak fokus pada bahwa ini karakter masyarakat Cirebon.

    Bukan. Saya katakan bukan, tapi ini adalah karakter yang manusia,

    ya, karakter manusia yang hidup di dunia ini, seperti itu. Jadi,

    penggambaran lima tokoh itu punya karakter masing-masing, salah

    Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • satu karakternya yaitu Topeng Klana yang memiliki sifat serakah,

    ya, dan sombong.

    Peneliti : Berarti tidak ada bersangkut pautan dengan budaya Cirebon atau

    seperti agama gitu pa?

    Informan I : Ya, itulah, bahwa itu disampaikan sosok Klana itu bahwa ketika

    manusia itu menjadi manusia yang sombong maka Allah tidak

    menyukai, secara agama kan, ya, bahkan nanti konon katanya

    kelak manusia yang sombong itu di akherat Allah tidak akan

    bertanya, tidak akan menyapa, jadi ini sebagai salah satu syiar

    agama islam, dari sisi keagamaan, ya.

    Peneliti : Yang masyarakat Cirebon juga mempercayai hal ini ya pa

    Informan I : Iya. Seperti itu

    Peneliti : Nah, pertanyaan selanjutnya nih Pa. Dari setiap.... (ada tamu yang

    datang, peneliti berhenti bertanya sejenak) Dari setiap cerita

    peristiwa yang disampaikan atau ditampilkan melalui Topeng

    Klana itu menciptakan sebuah makana sendiri di masyarakat

    Cirebon? Misalnya, masyarakat Cirebon dapat memahami sikap

    mana yang baik dan mana yang tidak baik, masyarakat mengerti

    sikap yang seperti apa yang digambarkan Topeng Klana di dunia

    nyata.

    Informan I : Iya, ya tentunya dalam hal ini sebagai syiar Islam mempunyai

    makna-makna sendiri di masyarakat Cirebon. Dimana dihantarkan

    untuk memilih bahwa karakter ini buruk karater ini baik. Nah, jadi

    ketika wali menciptakan topeng tersebut, betul-betul memberikan

    makna tentang kehidupan manusia di dunia ini bahwa apa namanya

    kesombongan ini tidak perlu diikuti.

    Peneliti : Oh begitu. Dari setiap cerita yang dibawakan di dalam pertunjukan

    Topeng Klana adanya sebuah pemikiran seperti tokoh

    Pola Komunikasi..., Novita Damayanti Djunhaeni, FIKOM UMN, 2015

  • mengutarakan ataupun mengekspresikan perasaanya? Seperti apa

    pa biasanya?

    Informan I : Iya tadi udah menyatakan bahwa Klana itu sombong jadi gerakan-

    gerakan