Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang

  • Published on
    27-Feb-2018

  • View
    217

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<ul><li><p>7/25/2019 Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang</p><p> 1/7</p><p>EFEKTIVITAS SERBUK KULIT KUPANG DAN KITOSAN DARI KULIT</p><p>KUPANG SEBAGAI PENGAWET ALAMI IKAN MUJAIR TAHUN 2016</p><p>RATNA DEWI LAILATUL ALMUFIDA</p><p>NIM. P27833113002</p><p>KEMENTERIAN KESEHATAN RI</p><p>POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA</p><p>JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN</p><p>PROGRAM STUDI D.III KESEHATAN LINGKUNGAN SURABAYA</p><p>TAHUN 2016</p><p>BAB I</p></li><li><p>7/25/2019 Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang</p><p> 2/7</p><p>PENDAHULUAN</p><p>A. L!" B#$%&amp;'Makanan adalah semua substansi yang dibutuhkan oleh</p><p>tubuh tidak termasuk air, obat-obatan, dan substansi-substansi lain</p><p>yang digunakan untuk pengobatan (WHO dalam Chandra B., 200 !</p><p>"#$. Makanan merupakan hal yang sangat penting dalam</p><p>kehidupan manusia karena makanan diperlukan untuk membangun</p><p>tubuh, memperoleh energi dan memperoleh panas. %nergi yang</p><p>dihasilkan dari makanan digunakan oleh tubuh manusia</p><p>untuk melakukan akti&amp;itas sehari-hari. 'iga sumber energi utama</p><p>yang diperlukan oleh tubuh manusia yaitu karbohidrat, lemak, dan</p><p>protein (ryulina diah et al, 20)0 ! *$.+rotein dapat ditemukan pada sumber makanan heani dan</p><p>nabati, namun sumber makanan heani seperti daging, ikan,</p><p>makanan laut, unggas, telur, dan produk susu memiliki kandungan</p><p>protein yang lebih berlimpah. umber makanan heani yang</p><p>memiliki kandungan protein tertinggi yakni ikan segar (au edin,</p><p>200/ ! 1$. Harga ikan uga relati3 lebih murah dibandingkan</p><p>dengan sumber protein heani lainnya termasuk salah satunya</p><p>yakni ikan muair, sehingga ikan muair dapat diterima oleh</p><p>segenap lapisan masyarakat. 4kan uga memiliki kadar air yang</p><p>tinggi dan asam lemak dengan tingkat kolesterol yang lebih rendah</p><p>dibandingkan dengan daging. 5andungan protein, asam lemak dan</p><p>kadar air yang tinggi membuat ikan menadi salah satu komoditi</p><p>yang 6epat membusuk, bahkan lebih 6epat dibandingkan dengan</p><p>sumber protein heani lainnya (3rianto %. dan i&amp;iaaty %., )/"/ !</p><p>)$. +roses pembusukan yang 6epat pada ikan dapat</p><p>menghambat usaha pemasaran hasil perikanan dan tidak arang</p><p>menimbulkan kerugian besar, terutama pada saat produksi ikan</p><p>melimpah sehingga diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan</p><p>daya simpan dan daya aet ikan melalui proses pengolahan</p><p>maupun pengaetan (3rianto %. dan i&amp;iaaty %., )/"/ ! )1$.</p><p>+roses pengaetan pada ikan umumnya dilakukan semenak ikan</p><p>ditangkap dengan 6ara memberi es batu pada ikan yang sudah</p><p>) 7 + a g e</p></li><li><p>7/25/2019 Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang</p><p> 3/7</p><p>ditangkap. Harga es batu yang terlalu mahal membuat beberapa</p><p>oknum yang tidak bertanggung aab menggunakan bahan</p><p>pengaet lain dan berbahaya seperti 3ormalin dan borak. Berbagai</p><p>usaha dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan pengaet</p><p>berbahaya terutama 3ormalin dan borak untuk produk makanan,</p><p>salah satunya yakni dengan 6ara men6ari dan menemukan</p><p>alternati3 berupa bahan pengaet alami seperti kitosan</p><p>(Mahatmanti Widhi, Warlan . dan Wisnu ., 20)0$.5itosan merupakan polimer alami yang bersi3at non toksis,</p><p>lebih ramah lingkungan dan mudah terdegradasi se6ara alami.</p><p>5itosan mempunyai si3at menyerap dan menggumpal yang baik.</p><p>5itosan merupakan senyaa turunan kitin yang dapat diperolehmelalui proses deasetilasi (5usumaningsih '., bu M. 8an 9sman</p><p>., 2001 ! 1$.5itin merupakan bahan organik utama yang terdapat pada</p><p>kelompok hean crustaceae, insekta, fungi, arthropoda dan</p><p>mollusca. 5itin uga diketahui terdapat pada kulit siput, kepiting,</p><p>beki6ot dan kerang (5usumaningsih '., bu M. 8an 9sman .,</p><p>2001 ! 1$. 5erang memiliki banyak ragam enis salah satunya</p><p>yakni kupang yang dapat ditemukan di daerah :aa 'imurterutama di sepanang pantai 5ota idoaro.</p><p>5aasan 'imur 5ota idoaro telah lama dikenal sebagai</p><p>kampung nelayan spesialis kupang dimana umlah produksi</p><p>kupangnya berkisar antara ".#10.100 kg hingga ".*#.00 kg per</p><p>tahun (;akhrudin .,200/ ! "*$. +roduksi kupang yang besar</p><p>menimbulkan permasalahan baru berupa limbah kulit kupang yang</p><p>menumpuk tanpa adanya proses pengolahan di ilayah ini</p><p>terutama di 8esa Balongdoo 5e6amatan Candi. Masyarakat 8esaBalongdoo 5e6amatan Candi selama ini hanya meman3aatkan</p><p>limbah kulit kupang sebagai pakan ternak. +eman3aatan kulit</p><p>kupang sebenarnya tidak hanya sebagai pakan ternak, namun bisa</p><p>uga diman3aatkan sebagai bahan tambahan dalam 6ampuran</p><p>beton dan bahan pengaet alami.%ko santoso dan iti isti</p></li><li><p>7/25/2019 Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang</p><p> 4/7</p><p>Mengandung 4on ogam 'embaga (44$&gt; menemukan adanya</p><p>kandungan kitin pada 6angkang kupang sebesar 2?. Widhi</p><p>mahatmanti, Warlan . dan Wisnu . (20)0$ dalam penelitiannya</p><p>yang berudul =intesis 5itosan dan +eman3aatannya sebagai nti</p><p>Mikrobia 4kan egar&gt; mengemukakan baha kitosan yang</p><p>disintesis dari 6angkang udang indu dapat diman3aatkan sebagai</p><p>anti mikrobia ikan nila segar dengan kondisi paling optimum adalah</p><p>perendaman ikan nila segar meggunakan larutan kitosan )?</p><p>selama )0 am. il&amp;ia @., ari Wahyu dan ;arida Hanum (20)1$</p><p>dalam penelitiannya yang berudul =+eman3aatan 5itosan dari</p><p>Cangkang @aungan sebagai +engaet 4kan 5embung dan 4kan</p><p>ele&gt; uga menyatakan baha kitosan yang disintesis dari</p><p>6angkang raungan e3ekti3 digunakan sebagai pengaet ikan</p><p>kembung dan ikan lele dengan kondisi terbaik adalah perendaman</p><p>ikan kembung dan ikan lele pada larutan kitosan ),#? yang dapat</p><p>memperpanang umur simpan ikan selama lebih dari # am.Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis ingin</p><p>mengadakan penelitian dalam rangka penyusunan karya tulis</p><p>dengan udul !</p><p>(EFEKTIVITAS SERBUK KULIT KUPANG DAN KITOSAN DARIKULIT KUPANG SEBAGAI PENGAWET ALAMI IKAN MUJAIR</p><p>TAHUN 2016)</p><p>B. I*#&amp;!+,%-+ *&amp; B!-&amp; M-$). 4dentiAkasi Masalah</p><p>a. 5ota idoaro merupakan kota yang diapit dua sungai besar</p><p>yakni 5ali +orong dan 5alimas sehingga membuat potensi</p><p>hasil perikanan di kota ini melimpah. 5ota idoaro uga</p><p>dikenal memiliki banyak tambak dengan hasil utama ikanmuair. 5upang merupakan salah satu hasil perikanan 5ota</p><p>idoaro yang melimpah selain ikan muair. 5upang dapat</p><p>ditemukan di 5aasan 'imur 5ota idoaro terutama di 8esa</p><p>Balungdoo 5e6amatan Candi 5abupaten idoaro.b. 8alam sehari para nelayan kupang di 8esa Balungdoo</p><p>5e6amatan Candi 5abupaten idoaro mendapatkan kupang</p><p>minimal 20 kuintal. +eman3aatan limbah kulit kupang</p><p>menadi barang yang berman3aat merupakan upaya yang</p><p> 7 + a g e</p></li><li><p>7/25/2019 Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang</p><p> 5/7</p><p>bisa dilakukan untuk mengurangi penumpukan limbah kulit</p><p>kupang. Masyarakat 8esa Balongdoo 5e6amatan Candi</p><p>selama ini hanya meman3aatkan limbah kulit kupang sebagai</p><p>pakan ternak. +eman3aatan kulit kupang sebenarnya tidak</p><p>hanya sebagai pakan ternak, namun bisa uga diman3aatkan</p><p>untuk diadikan kitosan yang kemudian diaplikasikan untuk</p><p>pengaet ikan muair.6. imbah kulit kupang yang menumpuk dapat menimbulkan</p><p>dampak negati3 berupa gangguan estetika dan limbah kulit</p><p>kupang bisa menadi sarang &amp;ektor penular penyakit.2. Batasan Masalah</p><p>esuai dengan latar belakang diatas, maka penelitian ini</p><p>dibatasi hanya pada !a. 4kan muair sebagai hean per6obaan karena ikan muair</p><p>memiliki harga yang murah, mudah didapatkan di pasar dan</p><p>banyak dikonsumsi oleh masyarakat 4ndonesia terutama</p><p>5ota idoaro.b. Berdasarkan hasil penelitian dari Widhi mahatmanti, Warlan</p><p>. dan Wisnu (20)0$ yang berudul =intesis 5itosan dan</p><p>+eman3aatannya sebagai nti Mikrobia 4kan egar&gt;</p><p>didapatkan in3ormasi baha konsentrasi optimum kitosanyang digunakan sebagai pengaet ikan nila segar adalah</p><p>larutan kitosan dengan konsentrasi )? yang dapat</p><p>mengaetkan ikan nila selama )0 am sehingga dalam</p><p>penelitian ini digunakan kitosan dengan konsentrasi )?</p><p>),#? dan 2? dengan lama penyimpanan ikan muair am</p><p>)2 am dan )" am.</p><p>/. R-&amp; M-$</p><p>pakah serbuk kulit kupang dan kitosan yang dibuat dari limbah</p><p>kulit kupang e3ekti3 sebagai pengaet alami ikan muair</p><p>D. T&amp; P#$+!+&amp;1. T&amp; </p><p>Mengetahui e3ekti&amp;itas serbuk kulit kupang dan kitosan</p><p>yang dibuat dari limbah kulit kupang sebagai pengaet alami</p><p>ikan muair.2. T&amp; %-- </p><p>1 7 + a g e</p></li><li><p>7/25/2019 Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang</p><p> 6/7</p><p>a. Menggambarkan nilai mutu kelompok kontrol dan kelompok</p><p>ikan muair yang direndam dengan larutan serbuk kulit</p><p>kupang dan larutan kitosan yang dibuat dari limbah kulit</p><p>kupang dengan konsentrasi )? ),#? 2? serta dengan</p><p>lama penyimpanan am )2 am dan )" am.b. Menghitung umlah kuman pada kelompok kontrol dan</p><p>kelompok ikan muair yang direndam dengan larutan</p><p>serbuk kulit kupang dan larutan kitosan yang dibuat dari</p><p>limbah kulit kupang dengan konsentrasi )? ),#? 2?</p><p>serta dengan lama penyimpanan am )2 am dan )"</p><p>am.6. Menganalisis perbedaan rata-rata nilai mutu kelompok</p><p>kontrol dan kelompok ikan muair yang direndam dengan</p><p>larutan serbuk kulit kupang dan larutan kitosan yang dibuat</p><p>dari limbah kulit kupang dengan konsentrasi )? ),#? </p><p>2? serta dengan lama penyimpanan am )2 am dan )"</p><p>am.d. Menganalisis perbedaan rata-rata umlah kuman pada</p><p>kelompok kontrol dan kelompok ikan muair yang direndam</p><p>dengan larutan serbuk kulit kupang dan larutan kitosan</p><p>yang disintesis dari limbah kulit kupang dengan konsentrasi</p><p>)? ),#? 2? serta dengan lama penyimpanan am )2</p><p>am dan )" am.</p><p>E. M&amp;4! P#$+!+&amp;). Bagi masyarakat</p><p>Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu</p><p>re3erensi dalam upaya mengurangi penumpukan limbah kulit</p><p>kupang melalui peman3aatan limbah kulit kupang sebagai</p><p>pengaet alami ikan muair.2. Bagi peneliti lain</p><p>Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber</p><p>re3erensi untuk melakukan penelitian lebih lanut.</p><p>F. H+5!#-+- P#$+!+&amp;). da perbedaan rata D rata nilai mutu kelompok kontrol dan</p><p>kelompok ikan muair yang direndam dengan larutan serbuk</p><p>kulit kupang dan larutan kitosan yang dibuat dari limbah kulit</p><p>kupang.</p><p># 7 + a g e</p></li><li><p>7/25/2019 Proposal Pemanfaatan Limbah Kulit Kupang</p><p> 7/7</p><p>2. da perbedaan rata D rata umlah kuman pada kelompok</p><p>kontrol dan kelompok ikan muair yang direndam dengan</p><p>larutan serbuk kulit kupang dan larutan kitosan.</p><p> 7 + a g e</p></li></ul>