of 22/22
Durian dan Hama Durian dan Hama Durian Durian Oleh : Kelompok 3 Oleh : Kelompok 3 Aprian Nugraha M. Al Aprian Nugraha M. Al Hadad Hadad M. Iqbal Rangkuti M. Iqbal Rangkuti Melli Fitriani Melli Fitriani Mitra Al Yummi Riadi Mitra Al Yummi Riadi Permana Permana Yanita Mardiana Yanita Mardiana

Durian Dan Hama Durian

  • View
    775

  • Download
    10

Embed Size (px)

Text of Durian Dan Hama Durian

Durian dan Hama DurianOleh : Kelompok 3 Aprian Nugraha M. Al Hadad M. Iqbal Rangkuti Melli Fitriani Mitra Al Yummi Riadi Permana Yanita Mardiana

Durian Klasifikasi Kerajaan : Plantae Ordo : Malvales Famili : Malvaceae Genus : Durio Spesies : D. zibethinus Nama binomial : Durio zibethinus Rumph. ex Murray

Jeni-jenis Durian Lainlai (D. kutejensis) kerantungan (D. oxleyanus) durian kura-kura atau kekura (D. graveolens) lahung (D. dulcis

Nama Lokalduren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) kadu (bahasa Sunda) durian dan duren (bahasa Gayo) Sumatera menyebutnya duriang (Sulawesi & Manado) Duliang Toraja rulen Pulau Seram

Botani Penyebaran Durian berasal dari Malaysia, Indonesia, dan Brunei, meskipun pohonnya dapat tumbuh di sembarang cuaca yang serupa. Pusat keragaman biologi dan ekologi durian adalah Borneo (Pulau Borneo). Akan tetapi yang menjadi eksportir penting durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi. Tempat yang lain di mana durian ditanam termasuk Mindanao di Filipina, Queensland di Australia, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Sri Lanka.

Marfologi Pohon tahunan, hijau abadi (pengguguran daun tidak tergantung musim) ketinggian 40 m, memiliki banir (akar papan). Pepagan (kulit batang) berwarna coklat kemerahan, mengelupas tak beraturan. Tajuknya rindang dan renggang. Daun berbentuk jorong hingga lanset, sisi bawah tertutup sisik-sisik berwarna perak atau keemasan dengan bulu-bulu bintang Bunga (juga buahnya) muncul langsung dari batang (cauliflorous)

MarfologiBuah durian bertipe kapsul berbentuk bulat, bulat telur hingga lonjong, dengan panjang hingga 25 cm dan diameter hingga 20 cm Buah berkembang setelah pembuahan dan memerlukan 4-6 bulan untuk pemasakan Setiap buah memiliki lima ruang (awam menyebutnya "kamar"), Biji terbungkus oleh arilus (salut biji, yang biasa disebut sebagai "daging buah" durian) berwarna putih hingga kuning terang dengan ketebalan yang bervariasi,

Keanekar a gaman Kultivar unggul nasional 'Gapu ', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur 'Hepe', bijinya kempes dengan daging tebal 'Kelud', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur 'Ligit', dari Kutai 'Mawar', dari Long Kutai 'Ripto', dari Trenggalek

Kultivar unggul dari luar negeri'D24' 'D99' 'D123' 'D145' 'D158' 'D159' (klon sama dengan varietas 'Montong'). 'D169'

Budidaya dan Perbanyakan Syarat tumbuh Curah hujan yang disukai sekurang-kurangnya 1500 mm Derajat keasaman optimal adalah 6-6,5 Pemupukan dilakukan dengan membuat parit kecil di sekeliling pohon lalu ditaburi pupuk kimia

Penanaman dan pemeliharaan Penanaman durian secara komersial di perkebunan dilakukan dengan jarak tanam 10 m 10 m hingga 12 m 12 m Pemeliharaan mencakup pemupukan, pemangkasan (pembentukan dan peremajaan)

Budidaya dan Perbanyakan Perbanyakan umumnya dengan menggunakan biji pencangkokan (jarang dilakukan), penyusuan (jarang dilakukan), penyambungan sanding (inarching), penyambungan celah (cleft grafting), atau okulasi (budding) secara in vitro (kultur jaringan)

Hama Durian

Serangga (Insecta)ulat pengebor buah, Hypoperigea (Plagideicta) lepro.rtricta, memakan biji durian ulat penggerek bunga kutu loncat durian (menghisap cairan daun muda) Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.) Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis ) Kutu Putih ( Pseudococus sp.) Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.) tupai tikus babi hutan beruang

Hewan tulang belakang (Vertebrata)

Tupai Panjangnya kira-kira 25 cm ekornya, lebar, tegak, berumbai dan hampir sama panjang dengan badannya dapat melompat dari satu pohon ke pohon yang lain tanpa kehilangan keseimbangan Kuku kecil yang tajam menjadikannya dapat memanjat pohon tanpa kesulitan dapat dengan mudah berlari sepanjang dahan, bergantungan dengan kepala di bawah dan bergerak dalam posisi seperti ini. gigi kuat dan tajam. gigi pemotong memungkinkan mereka mengerat dan memecah benda-benda keras. Kumis tupai juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan

Gambaran cabang-cabang kekerabatanEuarchontoglires

Glires

Euarchonta

hewan pengerat (Rodentia), termasuk bajing

kelinci dan terwelu (Lagomorpha)

Tupai (Scandentia)

N.N

kubung tando (Dermoptera)

N.N

Tikus Klasifikasi ilmiah Klasifikasi ilmiahKerajaan:Animalia Filum:Chordata Kelas:Mammalia Ordo:Rodentia Superfamili:Muroidea Famili:Muridae Linnaeus, 1758

Jenis-jenis penting mencit (Mus sp.) tikus rumah (Rattus rattus) tikus got (Rattus norvegicus) tikus sawah (Rattus argentiventer) wirok (Bandicota sp.)

Beruang Klasifikasi ilmiah Kerajaan:Animalia Filum:Chordata Kelas:Mammalia Ordo:Carnivora Famili:Ursidae G. Fischer de Waldheim, 1817 GeneraAiluropoda Ailurus Helarctos Melursus Ursus Tremarctos Arctodus (punah)

Biologi Beruang coklat bisa berbobot 130700 kg (3001500 pon). Beruang memiliki ekor kecil, indra penciuman dan pendengaran yang ulung, lima kuku per telapak tangan yang tak dapat ditarik masuk, serta bulu yang panjang, lebat dan kasar. memiiki cakar yang lebar, moncong yang panjang, dan telinga bundar. Tergantung pada spesiesnya, beruang dapat memiliki 32 hingga 42 gigi. Beruang hitam dan sejenisnya, tidak buta warna , yang memungkinkan mereka membedakan.

Prilaku Kebanyakan beruang biasa berhibernasi (atau tidur tanpa bangun) selama musim dingin. Umumnya mereka omnivora, dapat berlari mencapai kecepatan 50 km/jam (30 mph). Beruang juga dapat bergerak dengan fleksibel dan lincah.

Babi Klasifikasi ilmiah Kerajaan:Animalia Filum:Chordata Kelas:Mammalia Upakelas:Theria Infrakelas:Eutheria Ordo:Artiodactyla Famili:Suidae Upafamili:Suinae Genus:Sus Linnaeus, 1758SpeciesSus barbatus

Biologi hewan ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper dan merupakan hewan yang aslinya berasal dari Eurasia. dikenali sebagai khinzir[1] (perkataan Arab ). Babi adalah omnivora, babi adalah salah satu mamalia yang paling cerdas, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.

Pengendalian Mekanik Berburu dan menembak Di takuti dg : Bunyi-bunyian Orang-orangan Dibuat api/lampu

Perangkap Membuat pagar listrik

Pengandalian Kimia Diracun

Biologi Predator (harimau, anjing, dll)