konsep pemberian obat

Embed Size (px)

DESCRIPTION

POWERPOINT KONSEP PEMBERIAN OBAT

Text of konsep pemberian obat

(kebutuhan dasar manusia) Penting nya pemberian obat

(kebutuhan dasar manusia)Penting nya pemberian obatOleh :Yuyun S. Kep.,NsPendahuluan Obat adalah benda atau zat yang dapat digunakan untuk merawat penyakit, membebaskan gejalaAtau mengubah proses kimia dalam tubuh

Prinsip Pemberian Obat Tindakan tindakan dalam komponen prinsip 12 tepat :Benar pasienPastikan memeriksa identitas pasien (periksa gelang, atau minta sebutkan namanya sendiri)Membedakan pasien dengan dua nama yang sama.Pada pasien bayi harus selalu diidentifikasi dari gelang identitasnya

Benar ObatSebelum memberi obat kepada px, label pada botol atau kemasannya harus diperiksa 3x.Saat membaca permintaan obatLabel pada botol obat dibandingkan dengan obat yang diminta Mengembalikan ke rak obat setelah pemakaian

Benar Dosis Untuk menghindari kesalahan pemberian obat, maka penentuan dosis harus diperhatikan dengan menggunakan alat standar seperti obat cair harus dilengkapi alat tetes, gelas ukur, spuit atau sendok khusus, alat untuk membelah tablet dan lain-lain sehingga perhitungan obat benar untuk diberikan kepada pasien.Dosis yang diberikan klien sesuai dengan kondisi klienDosis yang diberikan dalam batas yang direkomendasikan untuk obat yang bersangkutanTeliti dalam menghitung secara akurat jumlah dosis yang akan diberikan, jika ragu-ragu dosisi obat harus dihitung kembali dan diperiksa oleh perawat lain

Benar Cara/RuteOral Obat diberikan melalui mulut, ditelan dengan minuman atau makanan atau dikunyah. Obat jenis ini aksinya lebih lambat dan efeknya lebih panjang.

Obat yang diberikan melalui sublingual didesain agar dapat diserap setelah obat diletakkan dibawah lidah (obat ISDN).Obat ini akan langsung diserap dan dibawa oleh aliran darah menuju jantung

Parental (injeksi)Pemberian obat melalui parenteral adalah pemberian obat dengan cara menginjeksikan obat dalam bentuk cair ke jaringan tubuh. Tipe pemberian obat parenteral meliputi empat cra, yaitu:Sub cutan (SC), injeksi dibawah jaringan dermisIntra dermal (ID), injeksi dilakukan didalam lapisan kulit, tepat dibawah epidermis.Intra muskular (IM), injeksi dilakukan di otot tubuhIntra vena (IV), injeksi dilakukan melalui vena.

Topikal Pemberian obat melalui kulit atau membrane mukosa. Misalnya salep, lotion, krim, tetes mata.

RektalObat dapat diberikan melalui rute rektal berupa suposutoria yang akan mencair pada suhu badan. Pemberian rektal dilakukan untuk memperoleh efek lokal seperti konstipasi (dulkolax supp).

Inhalasi Pemberian obat melalui saluran pernafasan. Saluran nafas memiliki epitel untuk absorpsi yang sangat luas, dengan demikian berguna untuk pemberian obat secara lokal pada salurannya, misalnya salbotamol (ventolin), combivent, berotek untuk asma, atau dalam keadaan darurat misalnya terapi oksigen.

Benar WaktuJika obat harus diminum sebelum makan, untuk memperoleh kadar yang diperlukan, harus diberi satu jam sebelum makan.Pemberian antibiotik yang tidak boleh diberikan bersama susu karena susu dapat mengikat sebagian besar obat itu sebelum dapat diserapAda obat yang harus diminum setelah makan, untuk menghindari iritasi yang berlebihan pada lambung misalnya asam mefenamat.

Dosis obat harian diberikandiberikan pd waktu tertentu.shg kadar obat dalam plasmatubuh dapat dipertimbangkan.

6. Benar DokumentasiSetelah obat itu diberikan, harus didokumentasikan, dosis, rute, waktu dan oleh siapa obat itu diberikan. Bila pasien menolak meminum obatnya, atau obat itu tidak dapat diminum, harus dicatat7. Benar Pendidikan Kesehatan Perihal Medikasi PasienPendidikan yang kita berikan yaitu berupa:Manfaat obat secara umum, Penggunaan obat yang baik dan benar, Alasan terapi obat dan kesehatan yang menyeluruh, Hasil yang diharapkan setelah pemberian obat, efek samping dan reaksi yang merugikan dari obat, interaksi obat dengan obat dan obat dengan makanan,perubahan-perubahan yang diperlukan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari selama sakit.

8. Hak Klien Untuk MenolakKlien berhak untuk menolak dalam pemberian obat. Perawat harus memberikan Inform consent dalam pemberian obat.

9. Benar PengkajianPerawat selalu memeriksa TTV (Tanda-tanda vital) sebelum pemberian obat.

10. Benar EvaluasiPerawat selalu melihat/ memantau efek kerja dari obat setelah pemberiannya.

11. Benar Reaksi Thd MakananObat memiliki efektivitas jika diberikan pada waktu yang tepat. Jika obat itu harus diminum sebelum makan (ante cimum atau a.c) untuk memperoleh kadar yang diperlukan harus diberi satu jam sebelum makan misalnya tetrasiklin, dan sebaiknya ada obat yang harus diminum setelah makan misalnya indometasin.12. Benar Reaksi Dengan Obat lainPada penggunaan obat seperti chloramphenicol diberikan dengan omeprazol penggunaan pada penyakit kronis.Finish Terima Kasih