Click here to load reader

LAPORAN AKTUALISASI UPAYA MENINGKATKAN NILAI SISWA

  • View
    0

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of LAPORAN AKTUALISASI UPAYA MENINGKATKAN NILAI SISWA

INDONESIA (PUEBI) MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN
DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 SATAP
BUNUT HILIR KECAMATAN BUNUT HILIR KABUPATEN KAPUAS HULU
DISUSUN OLEH :
DENGAN
BARAT
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan Rahmat dan
Karunia-Nya, “Laporan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil dalam Pelatihan Dasar CPNS
Golongan III Angkatan CXIV Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021” dapat
diselesaikan.
saran, dan motivasi sehingga pada kesempatan ini peserta ingin mengucapkan terima kasih
kepada beberapa pihak sebagai berikut.
1. Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu
2. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten
Kapuas Hulu
3. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Hulu.
4. Bapak Syarfini, S. Ag. selaku Kepala SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir
5. Bapak Ruminsar Manuarang, S. E.,M.M Selaku penguji yang telah memberikan masukan
dan saran
6. Bapak Uray Feriyuanda, S.STP., M.Ec.Dev. Selaku Coach yang telah memberikan
bimbingan, masukan dan pengarahan.
7. Bapak Agus Daryanto, S.Pd. selaku mentor yang telah memberikan bimbingan dan
dukungan
8. Panitia Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan CXIV Tahun
2021 Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bantuan dan motivasi.
9. Rekan Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan CXIV
Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan Semangat dan
motivasi.
Peserta berupaya agar Laporan Aktualisasi ini dapat mencapai tujuan, sehingga kritik
dan saran yang sifatnya membangun dan penulisan ini dapat diterima dengan terbuka. Semoga
Laporan Aktualisasi ini dapat bermanfaat.
Putussibau, September 2021
A. Keadaan Umum ................................................................................ 5
C. Nilai-nilai Organisasi ......................................................................... 8
D. Struktur Organisasi ........................................................................... 9
BAB III NILAI –NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN ……... 12
A. Nilai-nilai Dasar Aparatur Sipil Negara ......................................... 12
B. Peran dan Kedudukan Aparatur Sipil Negara ................................. 17
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI ......................................................... 21
A. Identifikasi dan Penetapan Isu……………………………………. 21
B. Identifikasi dan Penyebab Isu .......................................................... 26
C. Gagasan Pemecahan Isu dan Kegiatan ........................................... 29
D. Rancangan Kegiatan Aktualisasi .................................................... 31
E. Agenda Implementasi Aktualisasi .................................................. 44
vi
ASN ...................................................................................................... 47
B. Implementasi Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi ............................ 49
C. Agenda Konsultasi dan Bimbingan Laporan Aktualisasi ............... 71
BAB VI PENUTUP ........................................................................................... 73
Halaman
Tabel 2.1 Profil Kepala Sekolah dan Guru SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir ... . 6
Tabel 2.2 Data Siswa SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir .................................... 7
Tabel 2.3 Keadaan Gedung SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir ………………. 7
Tabel 4.1 Daftar Nilai UAS Bahasa Indonesia Kelas VII Tahun 2020/2021.... 22
Tabel 4.2 Daftar Nilai UAS Bahasa Indonesia Kelas VIII Tahun 2020/2021… 23
Tabel 4.3 Daftar Nilai UAS Bahasa Indonesia Kelas IX Tahun 2020/2021…... 24
Tabel 4.4 Penetapan Isu Menggunakan Metode APKL …… ....................... … 25
Tabel 4.5 Tingkat Keaktifan Siswa Kelas VIII Dalam Kegiatan Belajar Mengajar
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia……………………………………………… 27
Tabel 4.6 Analisa Faktor Penyebab melalui Metode USG…………….………. 29
Tabel 4.7 Rancangan Aktualisasi……………………………………….……… 31
Tabel 4.8 Jadwal Kegiatan Aktualisasi………………………………….……… 44
Tabel 5.1 Pelaksanaan Kegiatan Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia…………………………….….…….... 47
Tabel 5.2 Pelaksanaan Kegiatan Menyusun Bahan Ajar dan Menyiapkan Media
Pembelajaran………………………...………………………………….……… 52
Post-Test, Soal Evaluasi dan Instrumen Penilaian………………………….…. 56
Tabel 5.4 Pelaksanaan Kegiatan Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran …..… 60
Tabel 5.5 Pelaksanaan Kegiatan Melaksanakan Kegiatan Evaluasi.…….….… 65
Tabel 5.6 Implementasi Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi………………....… 69
Tabel 5.7 Jadwal Konsultasi Mentor……………………………..………….… 71
Tabel 5.8 Jadwal Konsultasi Coach……………………………....………….… 72
viii
Halaman
Gambar 2.1 Struktur Organisasi SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir ................... 9
Gambar 4.1 Buku Teks Siswa…………………………………………………... 26
ix
Halaman
LAMPIRAN 1 Kegiatan 1 : Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pada Mata
Pelajaran Bahasa Indonesia…………………….. 76
LAMPIRAN 2 Kegiatan 2 : Menyusun Bahan Ajar dan Menyiapkan Media
Pembelajaran……………………………………......... 88
LAMPIRAN 3 Kegiatan 3 : Membuat Kisi-Kisi Soal, Soal Pre-Test, Post-Test, Soal Evaluasi
dan Instrumen Penilaia……………………... 97
1
A. Latar Belakang
Menurut UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara disebutkan
bahwa Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah Pegawai
Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang
bekerja pada instansi pemerintah. Selanjutnya yang dimaksud dengan Pegawai
Negeri Sipil (PNS) adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu,
diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian
(PPK) untuk menduduki jabatan pemerintahan. Sebagai Aparatur Sipil Negara,
PNS mempunyai tugas melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat
Pembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas; dan mempererat
persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Guru sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu penentu
keberhasilan pencapaian tujuan nasional bangsa Indonesia. Guru sebagai ASN di
dalam ruang lingkup pendidikan harus bersikap professional dalam menjalankan
jabatannya. Bekerja yang professional berarti bekerja dengan keahlian atau
kompetensi nya serta kemampuan untuk mengelola pembelajaran. Tujuannya untuk
mendapatkan mutu sumber daya manusia sesuai dengan tuntutan pembangunan
Satu di antara cara untuk membentuk ASN sebagai pelayan masyarakat yang
profesional, yaitu melalui Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN,
Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri
Sipil (PNS), dan Peraturan Lembaga Administrasi Negara nomor 12 tahun 2018
tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pemerintah
mengupayakan pegawai ASN untuk memiliki nilai dasar sebagai seperangkat
prinsip yang menjadi landasan dalam menjalankan profesinya. Kelima nilai-nilai
dasar yang wajib diinternalisasikan dan diaktualisasikan oleh ASN adalah
2
yang diakronimkan menjadi ANEKA.
Untuk dapat membentuk sosok ASN profesional seperti tersebut di atas perlu
dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pelatihan Dasar (Latsar) sebagaimana diatur
dalam PERLAN No. 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar CPNS. Pada pelatihan
dasar CPNS Golongan III Angkatan CXIV, setiap peserta diharapkan mampu
menginternalisasikan nilai-nilai dasar ASN dengan cara pengaktualisasian di unit
kerja masing-masing. Melalui pelatihan dasar ini, diharapkan dapat menghasilkan
ASN yang profesional melalui penerapan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi atau disingkat ANEKA.
Pengaktualisasian nilai-nilai ANEKA harus didasarkan pada tugas pokok dan
fungsi ASN di tiap-tiap unit kerja.
Dalam kegiatan ini peserta terlebih dahulu mencari isu yang terdapat di
lingkungan sekolah khusunya pada uraian tugas guru mata pelajaran Bahasa
Indonesia di SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir. Adapun isu-isu yang diangkat sesuai
dengan uraian tugas. Pertama, rendahnya nilai pada mata pelajaran Bahasa
Indonesia kelas VII SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir. Kedua, rendahnya nilai pada
mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir.
Ketiga, rendahnya nilai pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri
4 Satap Bunut Hilir SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir. Isu-isu tersebut sangat penting
untuk diselesaikan sebagai bahan evaluasi ke depannya dengan dasar pertimbangan
masih terdapatnya siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Apabila isu tersebut tidak
diselesaikan, maka akan berdampak pada rendahnya nilai mata pelajaran Bahasa
Indonesia.
“Upaya Meningkatkan Nilai Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Materi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) Dengan Menggunakan
Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4
Satap Bunut Hilir Kecamatan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu” dengan
kegiatan sebagai berikut:
Indonesia kelas VIII dengan materi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI) dengan model pembelajaran discovery learning.
2. Membuat bahan dan menyiapkan media pembelajaran mata pelajaran Bahasa
Indonesia kelas VIII dengan materi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI)
3. Menyusun kisi-kisi soal, soal pre-test dan post-test, dan instrumen penilaian
mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII dengan materi Pedoman Umum
Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
VIII dengan materi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dengan
model pembelajaran discovery learning.
kelas VIII dengan materi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
C. Tujuan
Tujuan dari laporan aktualisasi ini adalah ASN dapat terbentuk menjadi
pelayan masyarakat yang mempunyai profesionalisme, dengan selalu
mengedepankan nilai dasar akuntabilitas dalam tugas yang diembannya,
mempunyai semangat nasionalisme dalam melaksanakan tugasnya, menjunjung
tinggi etika yang baik dalam melayani masyarakat, memiliki komitmen mutu
dalam tupoksinya, dan anti korupsi dalam melaksanakan kegiatannya dan sebagai
ASN harus menjalankan fungsi sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan dan
perekat serta pemersatu bangsa. Pembuatan laporan aktualisasi digunakan
sebagai media pembelajaran bagi CPNS untuk mengenal dan mengaktualisasikan
nilai-nilai dasar substansi pelatihan dalam pelaksanaan tugas.
D. Manfaat
1. Bagi peserta pelatihan dasar
Kegiatan aktualisasi ini memberikan manfaat kepada peserta diantaranya
meningkatkan profesionalitas, nasionalisme, bertanggung jawab, jujur serta
mampu meningkatkan dan menerapkan pemahaman nilai-nilai ANEKA bagi
4
kompetensi Guru.
3. Bagi peserta didik SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir
Kegiatan aktualisasi ini memberikan manfaat kepada peserta didik untuk
meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik SMP Negeri 4
Satu Atap Bunut Hilir
E. Waktu dan Tempat Habituasi
Kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir yang
beralamat di Jalan Pendidikan, Desa Teluk Aur, Kecamatan Bunut Hilir,
Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan aktualisasi akan diadakan pada saat off class
pada tanggal 03 Agustus 2021 – 07 September 2021
5
b. NSS : 201130509015
c. NPSN : 30112047
f. Tanggal SK Izin Operasional : -
g. Akreditasi Sekolah : C
2. Keadaan Organisasi
SMP N 4 Satap Bunut Hilir merupakan unit kerja pemerintah di bidang
Pendidikan yang berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu.
Tabel 2.1
Profil Kepala Sekolah dan Guru di SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir
Sumber : Data Dapodik di SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir Tahun 2021
NO NAMA
Kurikulum
19940216 202012 1 006
Guru PJOK Kelas VII-IX
6 M. Jumadi, S.Pd
7 Syeh Abdurrahman, S.Pd - Guru Matematika Kelas VII
Guru IPA Kelas IX
8 Suryani, S.Pd - UKS
Guru IPS Kelas VII-IX
10 Paridah, S,Pd - Guru IPA Kelas VII
11 Julkarnaen, S.kom.I - Humas
Guru PAI Kelas VII
Tabel 2.2
Tahun Pelajaran 2021/2022
Rombel Siswa Laki-Laki
VII 8 8 16
VIII 6 5 11
IX 9 4 13
Jumlah 23 17 40
Sumber : Data Dapodik di SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir Tahun 2021
5. Keadaan Gedung SMPN 4 Satap Bunut Hilir
Tabel 2.3
Nama Ruangan Jumlah
Ruang Kelas 2
WC Siswa 1
WC Guru 1
Sumber : Data Dapodik di SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir Tahun 2021
B. Visi dan Misi Organisasi
1. Visi SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir
VISI
Berakhlak Mulia”
d. Unggul dalam pelaksanaan kedisiplinan dan tanggung jawab
e. Unggul dalam keimanan, ketakwaan, dan berakhlak mulia
8
2. Misi SMP Negeri 4 Satu Atap Bunut Hilir
MISI
b. Melaksanakan pembelajaran yang efektif
c. Melaksanakan pembinaan dalam bidang olahraga dan kesenian
d. Meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab
e. Meningkatkan pembinaan dan bimbingan terhadap nilai-nilai keagamaan
f. Mendorong berkembangnya semangat beraktifitas
g. Mengembangkan budaya gemar membaca
C. Nilai-Nilai Organisasi
Nilai-nilai organisasi SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir merujuk pada
PERMENDIKBUD Nomor 20 Tahun 2018 pasal 2 ayat 1 yaitu religius, jujur,
toleransi, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab.
9
dalam organisasi sekolah dan struktur tersebut yang menunjukkan pembagian
kerja dan juga peranan ataupun kegiatan-kegiatan yang di koordinasikan. Berikut
struktur organisasi di SMP Negeri 4 Satap Bunut Hilir.
Gambar 2.1
Tahun Pelajaran 2021/2022
Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan salah satu jenjang
pendidikan yang memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai berikut.
1. Meningkatkan kompetensi dasar siswa di bidang akademis, sesuai
dengan tuntutan kurikulum.
3. Menumbuhkembangkan potensi sosial dan kebangsaan siswa.
4. Mempersiapkan siswa secara mantap untuk dapat melanjutkan ke jenjang
pendidikan berikutnya.
2. Tugas dan Fungsi Guru
Rincian kegiatan tugas jabatan guru dimuat pada Permenegpan RB No. 16
Tahun 2009 Pasal 13 Ayat 1, yaitu:
1. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan;
2. Menyusun silabus pembelajaran;
4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran;
5. Menyusun alat ukur/ soal sesuai mata pelajaran;
6. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran
di kelasnya;
8. Melaksanakan pembelajaran/ perbaikan dan pengayaan dengan
memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi;
9. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggung
jawabnya;
10. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil
belajar tingkat sekolah dan nasional;
11. Membimbing guru pemula dalam program induksi;
12. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran;
13. Melaksanakan pengembangan diri;
15. Membuat karya inovatif
Adapun tugas dan fungsi guru Bahasa Indonesia sebagai berikut:
a. Meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa Indonesia yang baik dan
benar
f. Mengembangkan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap positif
terhadap bahasa (dan sastra) Indonesia di kalangan para peserta didik.
12
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur sipil Negara
menerangkan bahwa dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa sebagaimana
tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945, perlu dibangun aparatur sipil negara yang profesional, bebas dari
intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu
menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan
peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Untuk
mencapai terciptanya aparatur sipil Negara seperti yang disebutkan di atas, maka
perlu adanya penerapan nilai - nilai dasar profesi PNS melalui Pelatihan Dasar
CPNS.
2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil menerangkan bahwa
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil merupakan pendidikan dan pelatihan
dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun
integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan,
karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat
profesionalisme serta kompetensi bidang.
Berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 12
Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III,
peserta diklat diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar ASN
dengan cara mengalami sendiri dalam penerapan dan aktualisasi di tempat tugas
sehingga peserta diklat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Nilai-nilai
dasar PNS tercermin dalam ANEKA yang merupakan landasan dalam menjalankan
profesi ASN. Adapun nilai-nilai dasar PNS tersebut adalah Akuntabilitas,
13
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Berikut ini
penjelasan masing-masing nilai dari ANEKA dimaksud, adalah:
1. Akuntabilitas
Namun pada dasarnya, kedua konsep itu memiliki makna yang berbeda.
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok, atau institusi
untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanatnya. Responsibilitas adalah
kewajiban untuk bertanggung jawab (LAN-RI, 2015: 7-8). Indikator dari nilai-nilai
dasar akuntabilitas sebagai berikut.
a. Tanggung jawab adalah kewajiban tingkah laku atau perbuatan dalam
melaksanakan suatu pekerjaan.
b. Jujur adalah keterusterangan pada perilaku tanpa adanya kebohongan atau
penipuan.
c. Kejelasan target dalam menjelaskan cara, tindakan ataupun proses kegiatan
untuk mencapai suatu tujuan.
e. Mendahulukan kepentingan publik.
f. Keadilan adalah kondisi kebenaran sama rata secara moral mengenai sesuatu
hal, baik menyangkut benda atau orang.
g. Transparansi, artinya keterbukaan atas semua tindakan dan kebijakan yang
dilakukan oleh individu maupun kelompok/instansi.
h. Konsistensi adalah sebuah usaha untuk terus dan terus melakukan sesuatu
sampai pada tercapai tujuan akhir.
i. Partisipatif adalah suatu keterlibatan baik fisik, mental dan emosional serta ikut
bertanggung jawab untuk mencapai suatu tujuan.
2. Nasionalisme
Dalam arti luas, nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang
wajar terhadap bangsa dan negara, sekaligus menghormati bangsa lain (LAN-RI,
2015:7). Indikator nilai dasar nasionalisme mencakup religius, hormat
menghormati, kerja sama, tidak memaksakan kehendak, jujur, amanah (dapat
14
tenggang rasa, membela kebenaran, persatuan, rela berkorban, cinta tanah air,
memelihara ketertiban, disiplin, musyawarah, kekeluargaan, menghormati
keputusan, tanggung jawab, kepentingan bersama, gotong royong, sosial, tidak
menggunakan hak yang bukan miliknya, hidup sederhana dan kerja keras serta
menghargai karya orang lain. Berikut penjelasan indikator nilai-nilai
nasionalisme:
a. Religius adalah sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran
agama yang dianutnya.
b. Hormat menghormati adalah perbuatan yang menghargai orang lain.
c. Kerja sama adalah suatu usaha Bersama antara individu atau kelompok social
untuk mencapao tujuan bersama.
d. Tidak memaksakan kehendak adalah sikap tidak memaksakan orang lain agar
mau menerima kemauan atau pendapat kita.
e. Jujur adalah peilaku yang mengatakan sesuatu dengan benar,
f. Amanah (dapat dipercaya) adalah sesuatu yang dapat dipercaya.
g. Adil adalah sikap tidak memihak ke siapapun
h. Persamaan derajat adalah persaamaan kedudukan, martabat, dan kedudukan
manusia.
j. Mencintai sesama manusia adalah sikap saling mengasihi antar sesamma
manusia.
k. Tenggang rasa adalah sikap saling menghargai satu sama lain.
l. Membela kebenaran adalah sikap yang menunjukkan membela kebenaran.
m. Persatuan adalah bersatunya macam-macam perbedaan menjadi Satu
n. Rela berkorban adalah sikap yang membantu orang lain atau sikap tidak
mengharapkan imbalan apapun.
o. Cinta tanah air adalah sikap yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian terhadap
bangsa.
p. Memelihara ketertiban adalah sikap dengan menjaga ketertiban dan kedamaian
di manapun berada
15
s. Kekeluargaan adalah sikap atau system untuk mempersatukan anggota
keluarga.
keputusan orang lain.
u. Tanggung jawab adalah sikap yang mampu menanggung segala sesuatu.
v. Kepentingan bersama adalah sesutau yang dilakukan dengan tujuan
kepentingan bersama.
w. Gotong royong adalah sikap saling membantu sama lain atau mengerjakan
sesuatu secara bersama-sama.
x. Sosial adalah kumpulan individu-individu yang saling berinteraksi.
y. Tidak menggunakan hak yang bukan miliknya adalah sikap yang tidak
menggunakan sesuatu yang bukan milik kita.
z. Hidup sederhana adalah sikap yang menunjukkan hidup apa adanya..
aa. kerja keras adalah sikap atau perbuatan yang melakukan sesuatu dengan
sungguh-sungguh.
bb. Menghargai karya orang lain adalah memberikan apresiasi (penghargaan) atas
hasil dan usaha orang lain.
3. Etika Publik
kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik
(LAN-RI, 2015:11).Indikator nilai dasar dari etika publik adalah jujur,
bertanggung jawab, integritas tinggi, cermat, disiplin, hormat, sopan, taat pada
perundang-undangan, taat perintah dan menjaga rahasia.
a. Jujur adalah adanya kesesuaian antara apa yang dibicarakan dengan perbuatan.
b. Bertanggung jawab artinya menanggung resiko atau akibat yang ditimbulkan
atas perbuatan yang dilakukan.
c. Integritas tinggi adalah bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku.
d. Cermat adalah sikap dengan penuh kehati-hatian dalam melakukan sesuatu.
e. Disiplin adalah sikap kepatuhan terhadap aturan.
f. Hormat adalah sikap menghargai orang lain
16
g. Sopan adalah sikap hormat terhadap tata tertib dan menurut peraturan yang
berlaku.
h. Taat pada perundang-undangan adalah sikap mematuhi aturan sesuai dengan
undang-undang
i. Taat perintah adalah sikap mengikuti dan menuruti keinginan dari atasan
j. Menjaga rahasia adalah menjaga dan tidak membocorkan informasi kepada
khalayak umum.
pada nilai keunggulan produk/jasa yang diberikan kepada pelanggan (customer)
sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Aktualisasi nilai-nilai dasar komitmen
mutu dalam pelaksanaan tugas aparatur akan mendorong terciptanya iklim atau
budaya kerja unggul yang dapat menumbuhkan keberanian untuk menampilkan
kreativitas dan inovasi
dan berorientasi mutu.
target yang telah direncanakan, baik menyangkut jumlah maupun mutu hasil
kerja (LAN RI, 2015:26).
bagaimana pekerjaan dilaksanakan.
c. Inovasi adalah kemampuan untuk menciptakan atau melakukan sesuatu yang
baru.
diberikan kepada pelanggan (costumer) sesuai dengan kebutuhan dan
keingginannya, dan bahkan melampaui harapannya.
5. Anti Korupsi
adalah masalah kehidupan, dampak dan bahayanya bisa berpengaruh secara jangka
panjang dan merusak kehidupan (LAN-RI, 2015:32). Oleh karena itu, ASN perlu
dibekali nilai dasar anti korupsi agar bisa menghindari dan mencegah terjadinya
17
tindak pidana korupsi.Indikator nilai dasar anti korupsi adalah jujur, disiplin,
tanggungjawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani dan peduli.
a. Jujur adalah lurus hati, tidak curang, tidak berbohong. Orang yang jujur akan
konsisten dengan apa yang dikatakan dengan apa yang dilakukan.
b. Peduli adalah memperhatikan serta melibatkan diri dalam suatu persoalan,
keadaan/kondisi di sekitar kita.
c. Mandiri adalah karakter yang kuat pada diri seseorang menjadi tidak
bergantung terlalu banyak pada orang lain.
d. Disiplin adalah sikap mental untuk melakukan hal-hal yang seharusnya, pada
saat yang tepat dan benar-benar menghargai waktu.
e. Tanggung Jawab adalah menyelesaikan pekerjaan sesuai amanah yang
diberikan dengan baik, tidak mengelak, berani menghadapi dan memikul
segala akibat atas pekerjaan yang dilakukan.
f. Kerja Keras adalah kegiatan yang dilakukan dengan sunguh-sungguh tanpa
mengenal lelah atau berhenti sebelum targetnya tercapai.
g. Sederhana adalah seseorang yang menyadari kebutuhannya dan berupaya
memenuhi kebutuhannya dengan semestinya tanpa berlebih-lebihan.
h. Berani adalah memiliki karakter kuat akan memiliki keberanian untuk
menyatakan kebenaran.
1. Manajemen ASN
menghasilkan pegawai ASN yang professional, memiliki asas etika professional,
bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme
(LAN-RI, 2017:7). Manajemen ASN meliputi manajemen ASN dan Manajemen
PPPK, diselenggarakan berdasarkan system merit. Ada beberapa asas untuk
Manajemen ASN yaitu kepastian hukum, profesionalisme, proposionalitas,
delegasi, netralitas, akuntabilitas, efektif, efisien, keterbukaan, nondiskriminatif,
persatuan, kesatuan, keadilan dan kesetaraan.
a. Kepastian hukum adalah jaminan bahwa hukum dijalankan, bahwa yang
berhak menurut hukum dapat memperoleh haknya.
18
b. Profesionalisme adalah tingkah laku, perilaku dan sikap seseorang dalam
lingkungan kerja
tindakan yang diambil dengan tujuan yang ingin dicapai.
d. Delegasi adalah berhubungan dengan suatu tugas tertentu yang…