18 ps-2014 bantuan papua&papua barat

  • View
    433

  • Download
    6

Embed Size (px)

Text of 18 ps-2014 bantuan papua&papua barat

  • 1. KATA PENGANTAR Melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 80 Tahun 2013 tanggal 25 Juni 2013 diamanahkan agar Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadikan Pendidikan Menengah Universal (PMU) sebagai pijakan kebijakan dalam menyediakan layanan pendidikan di SMK untuk mendukung ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan, dan keterjaminan layanan pendidikan menengah bagi masyarakat sehingga pada tahun 2020 Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah menjadi 97%. Kebijakan implementasi PMU tersebut sejalan dengan tujuan Rencana Strategis Direktorat Pembinaan SMK 2010-2014 yaitu Tersedianya dan terjangkaunya layanan pendidikan menengah kejuruan yang bermutu, relevan, dan berkesetaraan di semua provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Penjabaran renstra tersebut dituangkan dalam program kerja setiap tahun mulai tahun 2010 s.d 2014. Pada tahun anggaran 2014, program bantuan Pembinaan SMK dialokasikan melalui dana pusat dan dana dekonsentrasi. Program Bantuan pusat disampaikan kepada SMK dan Institusi dalam bentuk uang atau barang/jasa. Sedangkan program dana dekonsentrasi dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembinaan SMK secara swakelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Melalui Petunjuk Teknis (Juknis) ini dimuat penjelasan tentang tujuan program, tugas dan tanggung jawab pihak-pihak terkait, persyaratan, mekanisme pelaksanaan, pemanfaatan dana, ketentuan pertanggungjawaban fisik, administrasi, keuangan, dan pelaporan hasil pelaksanaan. Juknis ini diharapkan dapat membantu Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kab/Kota, SMK, atau Institusi dalam memahami dan menjalankan program dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Kepada semua pihak, disampaikan terima kasih atas apresiasi dan partisipasinya sehingga SMK menjadi salah satu satuan pendidikan yang semakin diminati oleh masyarakat. Dukungan, masukan, pemikiran, dan keterlibatan semua pihak dalam penyempurnaan Juknis ini menjadi unsur penting kebersamaan dalam memajukan pendidikan kejuruan di Indonesia. Namun begitu apabila dalam Juknis ini terdapat kekurangan atau kekeliruan, maka akan diperbaiki sesuai ketentuan yang berlaku. Jakarta, 28 Januari 2014 Direktur Pembinaan SMK Selaku Kuasa Pengguna AnggaranDrs. M. Mustaghfirin Amin, MBA NIP. 19580625 198503 1 003i

2. DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PENGEMBANGAN SMK PAPUA DAN PAPUA BARAT TAHUN 2014 1. 2.KODE JUKNIS NAMA PROGRAM: 18-PS-2014 : BANTUAN PENGEMBANGAN SMK PAPUA DAN PAPUA BARAT3.TUJUAN: a. Mendukung ketersediaan layanan satuan pendidikan SMK di Papua dan Papua Barat; b. Mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada SMK di Papua dan Papua Barat.4.SASARAN: 96 (sembilan puluh enam) Paket5.TOTAL NILAI BANTUAN: Rp 45.543.744.000,00 (empat puluh lima miliar lima ratus empat puluh tiga juta tujuh ratus empat puluh empat ribu rupiah).6.PEMANFAATAN DANA: Pemanfaatan dana bantuan dapat digunakan antara lain untuk: a. Pengembangan/ pembangunan gedung pembelajaran (ruang teori dan/ atau ruang praktik beserta selasarnya); dan/ atau b. Pembangunan asrama siswa/i; dan/ atau c. Pengembangan ruang penunjang (antara lain Ruang Kepala Sekolah, Administrasi dan Guru; dan/ atau d. Pembangunan Infrastuktur; dan/ atau e. Pengadaan perabot; dan/ atau f. Pengadaan Peralatan; dan/ atau g. Biaya perencanaan dan pengawasan pembangunan; h. Biaya administrasi pengelolaan.7.PRINSIP DASAR PEMBERIAN BANTUAN: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang; b. Penerima bantuan adalah sekolah yang memenuhi persyaratan; c. Kewenangan penetapan penerima bantuan sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan SMK.ii 3. 8.PERSYARATAN PENERIMA:a. Adanya proposal yang diajukan oleh Sekolah diketahui/disetujui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan Provinsi; b. Diprioritaskan bagi SMK yang mendapat afirmasi melalui program Unit percepatan Pembangunan Pendidikan di Papua dan Papua Barat (UP4B); c. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki lahan sendiri (Lahan SMK Negeri milik Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik Yayasan) minimal 15.000 m2 dibuktikan dengan Sertifikat Tanah/ Akta Hibah/ Akta Jual Beli yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/ Akta Ikrar wakaf yang dibuat oleh Kantor Urusan Agama (KUA)/ Pelepasan hak ulayat/ adat atas tanah; d. Memiliki data analisis kebutuhan sarana dan prasarana (butuh-ada-kurang/ lebih); e. Memiliki site plan/ sketsa pengembangan SMK (berskala); f. Diprioritaskan memiliki jumlah siswa SMK minimal 96 siswa; g. Melampirkan foto copy surat keputusan pengangkatan Kepala Sekolah; h. Memiliki ijin operasional/ ijin pendirian sekolah dari pihak yang berwenang. i. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian Yayasan. Kepala Sekolah bukan merupakan pengurus, pembina, maupun pengawas yayasan penyelenggara SMK ybs.iii 4. 9.JADWAL KEGIATAN: NOKEGIATAN1.Penerimaan Usulan Evaluasi Usulan Verifikasi Lokasi Penetapan SMK Penerima Bantuan Bimbingan Teknis dan MoU Penyaluran Dana Laporan Awal2. 3. 4. 5. 6. 7.8.Waktu Pelaksanaan9.Laporan 30 %10.Supervisi Pelaksanaan Laporan Akhir11.WAKTU PELAKSANAAN (2014) s.d. Mei s.d. Mei s.d. Juni s.d. Juli s.d. Juli s.d. Agustus Paling lambat 14 hari kalender sejak dana diterima di rekening Sekolah 210 hari kalender sejak dana diterima di rekening Sekolah 120 hari kalender setelah dana diterima di rekening Sekolah s.d. Nopember Paling lambat 30 hari kalender setelah pekerjaan selesaiCatatan : Jadwal dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi.10.LAYANAN INFORMASI:Subdit Sarana dan Prasarana Direktorat Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gedung E Lantai 12 Jl. Jenderal. Sudirman - Senayan, Jakarta 10270 Telp. 021-5725473, 5725477; Website : www.ditpsmk.netiv 5. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .............................................................................. i DESKRIPSI PROGRAM ....................................................................... ii DAFTAR ISI ........................................................................................ v BAB I PENDAHULUAN ........................................................................ 1 A. Latar Belakang ............................................................................... 1 B. Tujuan ........................................................................................... 1 C. Dasar Hukum ................................................................................. 1 D. Sasaran ......................................................................................... 2 E. Hasil yang diharapkan .................................................................... 3 F. Total Nilai Bantuan ......................................................................... 3 G. Karakteristik Program Bantuan ........................................................ 3 H. Jadual Kegiatan .............................................................................. 4 BAB II ORGANISASI, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB ...................... 5 A. Organisasi ...................................................................................... 5 B. Tugas dan Tanggungjawab ............................................................. 5 1. Direktorat Pembinaan SMK .......................................................... 5 2. Dinas Pendidikan Provinsi ............................................................ 5 3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ............................................... 6 4. SMK ........................................................................................... 7 5. Komite Sekolah .......................................................................... 7 BAB III PERSYARATAN, MEKANISME PENGAJUAN USULAN, BIMBINGAN TEKNIS, DAN PENYALURAN DANA................................ 8 A. Persyaratan Penerima Bantuan....................................................... 8 B. Mekanisme Pengajuan Usulan ......................................................... 8 C. Bimbingan Teknis ........................................................................... 9 D. Mekanisme Penyaluran Dana ....................................................... 10 BAB IV KETENTUAN PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN DANA ............................................................................................... 11 A. Ketentuan Penggunaan Dana ........................................................ 11 B. Pertanggungjawaban Penggunaan Dana ........................................ 11 BAB V PELAPORAN........................................................................... 12 BAB VI PENUTUP ............................................................................. 15 LAMPIRAN ....................................................................................... 16v 6. BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Dengan telah dicanangkannya program Pendidikan Menengah Universal (PMU) yang bertujuan untuk mencapai angka partisipasi kasar (APK) pendidikan menengah sebesar 97 % pada tahun 2020, dan untuk mengurangi disparitas APK antar Kabupaten/Kota, serta untuk menguatkan pendidikan kejuruan, maka diperlukan program untuk mendukung percepatan tercapainya tujuan PMU dimaksud. Sehubungan dengan hal tersebut maka pada tahun 2014 melalui melalui Direktorat Pembinaan SMK telah dialokasikan bantuan pengembangan SMK di Papua dan Papua Barat sebanyak 96 paket. Penyediaan sarana dan prasarana pada SMK di Propinsi Papua dan Papua Barat dimaksudkan untuk meningkatkan daya tampung sekolah sehingga pembelajaran dapat berjalan lebih optimal. Bonus demografi tahun 2010 - 2035 merupakan periode emas Indonesia untuk mempersiapkan generasi baru untuk itu momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan investasi sumberdaya manusia agar dihasilkan generasi baru yang lebih terampil dan memiliki daya saing yang tinggi. Bantuan Pengembangan SMK di Papua dan Papua Barat merupakan program afirmatif dimana selain dimaksudkan untuk memenuhi amanat