Buletin Edisi-2 Ikasubatsa

  • View
    93

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Buletin Edisi-2 Ikasubatsa

ikasubatsaALUMNISMA 1 BATUSANGKAR

buletin

Menuju Gerbang Perguruan Tinggi...diterbitkan oleh :Kritik, Saran & Informasi

PELINDUNG IKASUBATSA

ikasubatsaALUMNI SMA 1 BATUSANGKAR

edisi II, Januari 2009

Alamat Redaksi E-Mail : ikasubatsa@yahoo.com Phone : 021-99257297 / 0856 1136 292

PELINDUNG IKASUBATSAPENANGGUNG JAWAB Randi Putra & Jimmi Tamasa A.

PEMIMPIN REDAKSI Santri Satria EDITOR Wulandari & Budi L. DESIGN dan LAYOUT Gemala Dewi

REDAKSI Syaiful, Def Buya, Lassie, Mezi, Icha, Siska, Ezie, Agil, Genta, Tito, Erick, Irsyad, Alfredo, Dita, Mimi, Tata, Suri, Putra, Ratih, Rahmi, Isa, Fitri

EDITORIALSalam Redaksi!Puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT. Alhamdulillah! Setelah beberapa bulan hilang dari peredaran di kampuang nan jauah di mato, Ikasubatsa kembali dengan menerbitkan buletin edisi kedua setelah pertama kalinya terbit pada tahun lalu. Buletin ini kami persembahkan untuk sekolah tercinta SMA Negeri 1 Batusangkar khususnya untuk temanteman kelas 3 angkatan 2009 yang akan menghadapi Ujian Akhir Nasional. Melalui buletin ini, kami kembali menyapa temanteman, bapak dan ibu guru, beserta segenap keluarga besar SMA Negeri 1 Batusangkar. Informasi dan Motivasi! Dua kata inilah yang mungkin tepat untuk mewakili apa sebenarnya yang dibutuhkan dalam persaingan menuju perguruan tinggi yang dicita-citakan. Seiring dengan semakin ketatnya persaingan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, kecepatan dalam perebutan informasi menjadi salah satu faktor yang penting untuk dimiliki. Untuk itu kami hadir disini dalam wujud sebuah buletin dengan harapan dapat membantu akses informasi mengenai perguruan tinggi dan beasiswa. Buletin Ikasubatsa kali ini menampilkan berbagai jalur masuk perguruan tinggi dan beasiswa yang ada pada tahun 2009. Pengalaman alumni SMA 1 Batusangkar baik yang telah bekerja maupun yang masih berjuang di kampus akan mewarnai buletin ini di rubrik sosok. Tak lupa pula sedikit motivasi yang mudahmudahan dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi setiap lika-liku dalam dunia pendidikan. Kemudian diselingi pula beberapa event yang diadakan oleh ikasubatsa dan senyum manis dari para pejuang dunia kampus. Dan akhirnya semua karya manusia tiada yang sempurna karena kesempurnaan hanya milik-Nya semata. Atas segala keterbatasan dan kekurangan dari buletin ini kami mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Dan tidak lupa pula, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penerbitan buletin Ikasubatsa edisi kedua ini. Sebagai penutup, redaksi mengucapkan selamat berjuang bagi teman-teman kelas 3 SMA 1 Batusangkar. Ujian Akhir Nasional dan berbagai seleksi masuk perguruan tinggi telah di depan mata. Sudah saatnya mato dipanyalang dan talingo dipanyariang agar segala informasi yang ada tidak lewat begitu saja di depan kita. Selamat menikmati suguhan Ikasubatsa!buletin ikasubatsa - #2 - Januari 2009 - hal 2

Dari jimmIKetua Ikasubatsa 2008/2009

Bismillahirrahmanirrahiim Assalamualaikum Wr. Wb Pergantian tahun adalah momentum yang sangat tepat untuk berubah menjadi lebih baik. Jutaan orang di dunia ini memanfaatkan tahun baru untuk mengevaluasi diri dan merencanakan kehidupan yang lebih baik pada tahun berikutnya. Begitu pula dengan Ikasubatsa. Seiring dengan pergantian kepengurusan yang dilaksanakan pada tanggal 6 November 2008 lalu, Ikasubatsa selalu berharap untuk menjadi sebuah paguyuban alumni SMA 1 Batusangkar yang lebih akrab, santun, ceria, dan penuh kekeluargaan serta yang utama adalah peduli terhadap peningkatan kualitas almamater SMA. Menjadi sekolah yang berprestasi, disegani, dan menghasilkan lulusan yang berkualitas, tidak dapat dipungkiri lagi adalah keinginan dari seluruh bagian dari almamater SMA 1 Batusangkar. Tidak terpisahkan antara siswa, guru, komite sekolah, dan alumni, kita semua bergerak bersama memberikan yang terbaik bagi sekolah yang selalu kita banggakan ini. Sebagai bagian dari kesatuan yang ingin membangun sekolah ini, alumni turut memberikan sumbangsihnya. Sesuai dengan kapasitas yang dimiliki, Ikasubatsa mencoba pula untuk berkontribusi dengan menerbitkan buletin yang muncul secara rutin untuk teman-teman di SMA 1 Batusangkar. Walaupun masih tergolong muda dalam hal pengalaman, tentunya masih ada banyak hal yang dapat kami bagi melalui buletin ini kepada teman-teman, khususnya teman-teman yang sekarang duduk di kelas 3. Semoga sedikit yang kami berikan ini dapat bermanfaat. Dan pada akhirnya setiap perbuatan baik yang dilakukan hanya Allah SWT yang akan membalasnya. Kepada teman-teman alumni yang telah mengorbankan waktu dan tenaga, dan berusaha semaksimal mungkin menyumbangkan ide, pikiran maupun materil demi terwujudnya buletin ini, serta kepada semua pihak yang telah membantu saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesarbesarnya. Mewakili seluruh alumni, kepada teman-teman kelas 3 SMA 1 Batusangkar kami mengucapkan selamat menempuh Ujian Akhir Nasional dan ujian masuk perguruan tinggi. Ukirlah prestasi yang membanggakan bagi sekolah yang kita cintai ini. Semoga moment tahun baru yang baru saja kita lewati juga memberikan perubahan ke arah yang lebih baik bagi teman-teman, menjadikan kita lebih siap, semangat pantang menyerah, berjuang sepenuh hati dan berusaha keras menghadapi tantangan ke depan. Tentunya dengan tidak lupa berdoa. Semoga teman-teman lulus dengan hasil yang memuaskan dan diterima di perguruan tinggi yang difavoritkan. Kami semua disini selalu mendukung dan mendoakan. Sukses buat teman-teman semua!!!

ikasubatsaALU M N I SM A 1 B A TUS AN G K AR

JELANG KULIAHebut saja Manto, seorang mahasiswa fakultas dari sebuah universitas di Jakarta. Manto terobsesi tetangganya yang berhasil bekerja di sebuah perusahaan besar dengan kedudukan sangat baik dan berpenghasilan lumayan. Tetangganya merupakan lulusan fakultas tertentu dari sebuah universitas negeri yang punya nama. Meskipun tahu, dirinya tidak memiliki dasar potensi dan kesukaan di bidang seperti tetangganya, Manto berusaha keras untuk dapat kuliah di jurusan yang sama . Ketika di SMA dia rajin memasuki lembaga bimbingan belajar (Bimbel) dan mencari cara agar dapat lulus pada Ujian Nasional dan Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Belajar di sekolahnya justru sering dia abaikan. Sayang, Manto tidak lulus di SPMB. Atas dukungan orang tuanya, Manto memasuki Perguruan Tinggi Swasta ternama di Jakarta dan mengambil program studi seperti yang dikehendaki. Namun, baru beberapa bulan pada semester pertama duduk di bangku jurusan yang dimaksud, Manto langsung menemui kejenuhan. Hasrat untuk memperdalam kuliah samasekali drop. Manto benar-benar hilang gairah. Dia lebih suka mengunjungi tempat kost kawan-kawannya untuk ngerumpi. Pemikirannya tidak terarah dan tidak lagi terfokus pada ilmu. Buku-buku mahal yang dibelinya sama sekali tidak ditoleh. Dia tak bernafsu membuka buku, apalagi untuk mengunjungi perpustakaan. Padahal, teman-teman kuliahnya begitu bersemangat. Jika Manto akhirnya sering nangkring di internet, bukanlah untuk mencari data atau hal yang penting bagi perkuliahannya, melainkan sekedar membunuh kejenuhan dengan main games. Lho, apa penyebabnya? Kesalahan ternyata bukanlah pada perguruan tinggi ataupun staf pengajarnya. Biaya kuliahpun bukan masalah, karena orang tuanya cukup mampu. Rupanya Manto baru tersadar, jurusan yang dipilih sama sekali tak sesuai dengan hasrat sebenarnya yang ada pada dirinya. Pada akhirnya, dengan segala keterpaksaan, Manto berusaha meneruskan kuliah. Sayangnya menjadi berlarut. Masa perkuliahannya menjadi panjang. Tak bisa dihindarkan lagi, akhirnya Manto tertendang dari universitas tersebut alias drop out. Tentunya kita semua tidak mau bernasib sama seperti Manto. Setiap manusia pasti memiliki sifat, karakter dan kemampuan berbeda. Dan yang perlu kita yakini bahwa seseorang pasti memiliki kemampuan. Ketika kita pertama kali duduk di bangku sekolah, sebenarnya kita sudah dapat merasakan sendiri, sejauh mana kita dapat menyerap ilmu yang diajarkan oleh guru. Seberapa jauh daya tangkap dan nalar kita. Kemampuan atau intelegensia kita sudah bisa kita ukur. Naluri kitapun sudah bicara, pelajaran apa yang paling kita sukai dan mana yang kurang kita minati. Dari sanalah kita sebenarnya sudah mendapat signal tentang potensi atau kemampuan kita. Hal itu disebut sebagai sebuah karakter yang terpola pada internal yang disebut kepribadian. Di sana pula kita sudah bisa melihat potensi diri kita yang tidak bisa dipaksa oleh faktor luar. Kesuksesan itu sendiri sebenarnya relatif.

S

Bagaimanakah Memilih Jurusan Agar Tepat ?

Sukses tidak semata-mata diukur dengan keberhasilan secara material ataupun karier yang dapat dicapai setinggi-tingginya. Seseorang yang menikmati kuliah dan pekerjaan yang ditekuninya, serta dapat mengelola kehidupannya dengan baik, itupun juga merupakan sebuah kesuksesan. Memilih perguruan tinggi yang tepat merupakan sebuah keputusan penting bagi setiap pelajar, karena akan menentukan masa depan dan karir mereka, terlebih jika keputusan itu sudah mengarah pada pemilihan program studi yang benar-benar diminati. Berada dalam situasi seperti ini banyak siswa (termasuk pengalaman beberapa alumni dulunya) yang mengalami kebingungan karena tidak mengerti program studi apa dan perguruan tinggi mana yang mereka akan pilih sehubungan dengan profesi yang kelak akan digeluti. Oleh karena itu diperlukan kiat-kiat khusus agar tidak salah dalam memilih perguruan tinggi dan bidang studi yang diminati. Memilih jurusan pada dasarnya merupakan sebuah proses, seperti dibawah ini: 1. Mencari informasi secara detil mengenai jurusan yang diminati. Sebelum memilih jurusan, hendaknya kita punya informasi yang luas dan detil, mulai dari ilmunya, mata kuliahnya, praktek lapangan, dosen, universitasnya, komunitas sosialnya, kegiatan kampusnya, biaya, alternatif profesi kerja, kualitas al