Proses Pemenuhan Kebutuhan Istirahat Dan Tidur

  • View
    246

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Proses Pemenuhan Kebutuhan Istirahat Dan Tidur

Text of Proses Pemenuhan Kebutuhan Istirahat Dan Tidur

Proses pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur

Proses pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur Ns. Wahyu Trijayanti, S. Kep

istirahatKata Istirahat mempunyai arti yang sangat luas meliputi bersantai menyegarkan diri, diam menganggur setelah melakukan aktivitas, serta melepaskan diri dari apa pun yang membosankan, menyulitkan, atau menjengkelkan. Istirahat merupakan keadaan yang tenang, rileks, tanpa tekanan emosional dan bebas dari kecemasan (ansietas).

kondisi seseorang dapat beristirahat, Narrow (1645-1967)

Merasa segala sesuatu berjalan normalMerasa diterimaMerasa diri mengerti apa yang sedang berlangsungBebas dari perlukaan dan ketidaknyamananMerasa puas telah melakukan aktifitas-aktifitas yang bergunaMengetahui bahwa mereka akan mendapat pertolongan bila membutuhkannya.

TidurSuatu keadaan perilaku individu yang relatif tenang disertai peningkatan ambang rangsangan yang tinggi terhadap stimulus dari luar. Keadaan ini bersifat teratur, silih berganti dengan keadaan terjaga(bangun), dan mudah dibangunkan, (Hartman).Suatu keadaan tidak sadar di mana persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun atau hilang, dan dapat dibangunkan kembali dengan indra atau rangsangan yang cukup.suatu keadaan istirahat yang terjadi dalam suatu waktu tertentu, berkurangnya kesadaran membantu memperbaiki sistem tubuh/memulihkan energi.

Fisiologi TidurAktivitas tidur diatur dan dikontrol oleh dua system pada batang otak, yaitu : Reticular Activating System (RAS) dan Bulbar Synchronizing Region(BSR).RAS di bagian atas batang otak diyakini memiliki sel-sel khusus yang dapat mempertahankan kewaspadaan dan kesadaran; memberi Stimulus visual,pendengaran,nyeri,dan sensori raba;serta emosi dan proses berfikir. Pada saat sadar, RAS melepaskan katekolamin, sedangkan pada saat tidur terjadi pelepasan serum serotonin dari BSR. (Hidayat, 2008).

Tanda-tanda tidurAktivitas fisik minimal.Tingkat kesadaran yang bervariasi.Terjadi perubahan-perubahan proses fisiologis tubuh, danPenurunan respons terhadap rangsangan dari luar.

perubahan proses fisiologisPenurunan tekanan darah, denyut nadi.Dilatasi pembuluh darah perifer. Kadang-kadang terjadi peningkatan aktivitas traktus gastrointestinal.Relaksasi otot-otot rangka.Basal metabolisme rate (BMR) menurun 10-30%

Ritme/irama sirkadian

Setiap makhluk hidup memiliki bioritme (jam biologis) yang berbedaDipengaruhi oleh faktor lingkungan,misalnya: cahaya, kegelapan, gravitasi dan stimulus elektromagnetikBentuk bioritme yang paling umum adalah ritme sirkadian-yang melengkapi siklus selama 24 jamfluktuasi denyut jantung,tekanan darah, temperature, sekresi hormon, metabolisme dan penampilan serta perasaan individu bergantung pada ritme sirkadiannyaSinkronisasi sirkadian terjadi jika individu memiliki pola tidur-bangun yang mengikuti jam biologisnya: individu akan bangun pada saat ritme fisiologis paling tinggi atau paling aktif dan akan tidur pada saat ritme tersebut paling rendahJenis- jenis Tidur

A. Tidur Aktif atau REMSetiap siklus tidur tenang atau NREM akan diakhiri dengan tidur aktif atau REM (Rapid Eye Movement atau Gerakan Mata Cepat)denyut nadi, pernapasan, tekanan darah dan aktivitas lainnya berlangsung dengan lebih aktif, cepat dan tidak teraturmata bergerak cepat ke kiri dan ke kananPada saat tidur aktif atau REM inilah seseorang mengalami mimpi yang sebagian besar tidak akan diingat pada saat bangun dari tidurmengalami imobilitas yaitu tidak dapat menggerakkan otot-ototLanjut remPeriode tidur aktif berlangsung selama 25 persen dari keseluruhan periode tidurPada saat tidur aktif pikiran akan memilih, mengolah, mengorganisasi, menghapus hal-hal yang tidak penting dan menyimpan keterangan yang dialami pada hari sebelumnya otak akan menghapus memori jangka pendek atau data tidak penting dan mempertahankan ingatan jangka panjang10B.Tidur Tenang NREM/Non-REM (No Rapid Eye Movement atau Tidak Ada Gerakan Mata yang Cepat)

Tidur NREM disebut juga sebagai tidur gelombang-pendek karena gelombang otak yang ditunjukkan oleh orang yang tidur lebih pendek daripada gelombang alfa dan beta yang ditunjukkan orang yang sadar Denyut nadi, pernapasan dan tekanan darah tubuh akan bergerak lebih tenang dan teraturOtot-otot, kelenjar tubuh dan susunan tubuh diperbaiki. Zat-zat yang tidak berguna akan dibuang dari tubuh. terjadi penggabungan protein-protein yang akan digunakan pada saat tidur aktif.

4 tahapan tidur tenang / NREM / Non-REm1. Tidur Ringan/ Tahap Iotot tubuh akan mengendur dan gelombang otak akan bergerak tidak beraturandimulai ketika Anda mengantuk dan tertidurTahap pertama berlangsung selama 30 detik sampai 7 menit pertama tidur2. Tidur Sebenarnya/Tahap IIgelombang otak membesar, pecahan-pecahan pikiran dan gambar-gambar mungkin bermunculan dan bergerak di pikiran kita tetapi kita tidak menyadarinyasudah tidak sadar dengan keadaan di sekelilingTahap kedua berlangsung selama 20 persen dari seluruh waktu tidur133. Tidur Lebih Pulas/ Tahap IIIsulit dibangunkan karena sudah terlelap.

4. Tidur Terpulas/ Tahap IVtahap tidur paling pulasotak memproduksi gelombang besar, sebagian besar darah dialirkan ke otot, terjadi pemulihan dan perbaikan fungsi tubuhHormon pertumbuhan dihasilkan dan terjadi proses pertumbuhan berlangsung pada tahap iniTahap ketiga dan keempat berlangsung selama 50 persen dari seluruh waktu tidur

Siklus tidurSiklus tersebut dimulai dari tahap NREM yang berlanjut ke tahap REM Tahap NREM I-III berlangsung selama 30 mnt, kmd diteruskan ke tahap IV selama 20 menit.Setelah itu, individu kembali melalui tahap III dan II selama 20 menit.Tahap I REM muncul sesudahnya dan berlangsung selama 10 menit. Lamanya 1 kali siklus membutuhkan waktu sekitar 90 sampai 110 menit.Setiap orang biasanya melalui 4-5 siklus selama 7-8 jam tidur.

Kebutuhan Tidur Rata-RataPer Hari

Bayi baru lahir : Lama tidur 14-18 jam/hari dengan 50% REM dan 1 siklus tidur rata-rata 45-60 menit.Bayi(s/d 1 thn) : 1 siklus tidur rata2 12-14 jam/hari dengan 20-30% REM dan tidur sepanjang malam.Todler(1-3 thn) : Lama tidur 11-12 jam/hari dengan 25% REM dan Tidur sepanjang malam + tidur siang.Pra sekolah : 11 jam/hari dengan 20% REMUsia sekolah : 10 jam/hari dengan 18,5% REMUsia sekolah : 10 jam/hari dengan 18,5% REMAdolescent : 8,5 jam/hari dengan 20% REMDewasa muda : 7-8 jam/hari dengan 20-25% REMDewasa menengah : 7 jam/hari dengan 20% REM dan sering sulit tidurDewasa tua : 6 jam/hari dengan 20-25% REM dan sering sulit tidur

FAKTOR YG MEMPENGARUHI KUANTITAS-KUALITAS TIDURPenyakitLingkunganKelelahan semakin pendek siklus tidur REMGaya HidupStres emosionalStimulant & alkoholDietMerokokMedikasi : hipnotik dapat mengganggu tahap III dan IV tidur NREM,metabloker dapat menyebabkan insomnia dan mimpi buruk, sedangkan narkotik (mis; meperidin hidroklorida dan morfin) diketahui dapat menekan tidur REM dan menyebabkan seringnya terjaga di malam hari. Motivasi

Gangguan TIDUR1. Insomnia ketidakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik secara kualitas maupun kuantitas >>dws Penyebabnya bisa karena gangguan fisik atau karena factor mental seperti perasaan gundah atau gelisah. Ada tiga jenis insomnia: 1.Insomnia inisial : Kesulitan untuk memulai tidur.2.Insomnia intermiten :Kesulitan untuk tetap tertidur karena seringnya terjaga.3.Insomnia terminal: Bangun terlalu dini dan sulit untuk tidur kembali.

Cara mengatasi insomnia : olahraga rutin, menghindari ransangan tidur di sore hari, melakukan relaksasi sebelum tidur (mis; membaca, mendengarkan music),dan tidur jika benar-benar mengantuk.2. Parasomnia : perilaku yang dapat mengganggu tidur atau muncul saat seseorang tidur >> anak-anakBbp turunan parasomnia :sering terjaga (mis; tidur berjalan, night terror), gangguan transisi bangun-tidur (mis; mengigau), parasomnia yang terkait dengan tidur REM (mis; mimpi buruk)3. Hipersomnia : kebalikan dari insomnia, yaitu tidur yang berlebihan t.u pada siang hari. Penyebab : kerusakan system saraf, gangguan pada hati atau ginjal, atau karena gangguan metabolisme (mis; hipertiroidisme). Pada kondisi tertentu, hipersomnia dapat digunakan sebagai mekanisme koping untuk menghindari tanggung jawab pada siang hari. 4.Narkolepsi : gelombang kantuk yang tak tertahankan yang muncul secara tiba2 pada siang hari. Gangguan ini disebut juga sebagai serangan tidur atau sleep attack. Penyebab pastinya belum diketahui. Diduga karena kerusakan genetik5. Apnea saat tidur /sleep apnea

Asuhan Keperawatan

1. pengkajianRiwayat TidurKebiasaan pola tidur bangunDampak pola tidur terhadap fungsi sehari-hariAdakah alat bantu tidurRitual tidurlama tidur dalam sehariPemeriksaan fisik : meliputi observasi penampilan, perilaku, dan tingkat energy klien Penampilan : wajah, adanya lingkungan hitam disekitar mata, mata sayu,kongjungtiva merah, kelopak mata bengkakPerilaku : iritabilitas,gelisah, tidak perhatian, bicara lambat, menguap, dllTingkat energi : terlihat lemah, letargi atau lelah akibat kekurangan energi

23Pemeriksaan DiagnosticTidur dapat diukur secara objektif dengan menggunakan alat Yang disebut polisomnografi. Alat ini dapat merekam elektroensefalogram (EEG), elektromiogram (EMG), dan elektro-okulogram (EOG) sekaligus. Dengan alat ini, kita dapat mengkaji aktivitas klien selama tidur. Aktifitas yang klien lakukan tanpa sadar tersebut bisa jadi merupakan penyebab seringnya klien terjaga di malam hariLanjut pengkajian..2. Diagnosa keperawatanGangguan pola tidurEtiologi : ketidaknyaman fisik atau nyeri, ansietas, perubahan waktu tidur yang sering, serta perubahan lingkungan tidur atau lingkungan sebelum tidur.gangguan pola tidur juga bisa menjadi etiologi untuk diagnosis yang lain, seperti risiko cedera, kelelahan, ketidkefektifan koping, ansietas, intoleransi aktifitas.

3. intevensiTujuan utama asuhan keperawatan untuk klien dengan gangguan tidur adalah unt